News Room, Selasa ( 24/01 ) Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Sumenep memprogramkan pengerukan sungai dan saluran pembuangan air di sejumlah Desa diwilayah daratan dan kepulauan pada tahun 2012. Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep, Ir. H. Edy Rasiadi, M.Si, Selasa (24/01) mengatakan, prioritas pengerukan sungai dan pembuangan air yang rawan banjir, karena air sungai dan pembuangan air meluap menuju lahan pertanian dan rumah penduduk, baik wilayah daratan dan kepulauan. Sasaran pengerukan sungai dan pembuangan air untuk wilayah kepuluan, yakni di Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean) yang tersebar disejumlah Desa, yakni Galeman, Sumber Nangka, dan Pandeman. ”UPT kami di Kecamatan Arjasa melaporkan pada tahun 2011, air sungai di Desa tersebut meluap, sehingga kami melakukan pengerukan tahun ini, agar tidak terulang lagi luapan aiar dari sungai dan pembuangan air di Desa tersebut.”tegasnya. H. Edy Rasiadi menyatakan, pengerukan sungai dan pembuangan air sungai di wilayah daratan, yakni lokasi avor (saluran pembuang) dan Kali Patrean di Desa Parsanga dan Desa Lanjuk. Termasuk juga sungai di Desa Sindir dan Desa Muangan yang dilakukan pengerukan, meskipun sungai di Desa tersebut sudah dilakukan pengerukan tahun 2011. ”Sungai di Desa Sindir memang kami lakukan pengerukan lagi tahun ini, karena sungai di Desa setempat memang sangat rawan terjadi luapan air sungai tiap tahun, jika hujan lebat. Tapi, Alhamdulillah tahun kemarin tidak terjadi banjir di Desa setempat akibat luapan air sungai,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )