News Room, Selasa ( 28/12 ) Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep tetap menyediakan anggaran dana subsidi kapal untuk mengantisipasi kekosangan transportasi laut, menyusul berakhirnya kontrak kapal perintis pada tanggal 31 Desember 2010. Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminullah, M.Si mengatakan, meskipun pemerintah Propinsi Jawa Timur telah menyelesaikan proses tender kapal, dan hasilnya sebagai calon pemenangnya, yakni KM. Kumala Abadi, namun pihaknya tetap menyediakan anggaran dana subsisi untuk kapal pengganti perintis. Itu dilakukan, sebab proses tender kapal KM. Kumala Abadi belum final, masih dalam tahap sanggahan sebelum dilakukan penetapan pemenang tender, sehingga pihaknya mengkhawatirkan untuk proses penetapan pemenangnya melampui tanggal 1 Januari 2011. ”Jadi, meskipun KM. Kumala Abadi tidak bisa beroperasi pada awal bulan Januari 2011, karena penetapannya belum selesai awal tahun, kami sudah mengantisipasi dengan menyediakan subsisi kapal Dhama Bhakti Sumekar 1 untuk kapal pengganti sementara,”tegasnya. H. Achmad Aminullah menyatakan, sampai saat ini calon kapal pemenag tender hanya KM. Kumala Abadi saja, sebab untuk kapal perintis yang lian, yakni KM. Amukti Palapa belum ada informasi pelaksanaan tendernya. Sementara itu, 2 kapal perintis, yakni KM. Kumala Abadi dan KM. Amukti Palaha kontraknya berakhir pada tanggal 31 Desember 2010. Kedua Kapal itu memperoleh subsisi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), guna beroperasi di sejumlah kepulauan, yakni pulau Maselmbu (Kecamatan Maslembu), pulau Sapeken (Kecamatan Sapeken) dan pulau Kangean (Kecamatan Arjasa, dan Kangayan). ( Yasik, Esha )