Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-07-2008
  • 402 Kali

Dinas Pendidikan Larang MOS Dengan Kegiatan Perpeloncoan

News Room, Senin ( 14/07 ) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyerukan lembaga pendidikan tidak merusak pelaksanaan masa orentasi siswa (MOS) dengan tindakan plonco. Lembaga pendidikan harus melakukan kegiatan yang mampu membangun kegembiraan dan kesan yang mendalam bagi siswa-siswinya Ketika membuka masa orentasi siswa SMK Negeri I Sumenep, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, pihaknya tidak membenarkan, jika lembaga pendidikan dalam pelaksanan MOS itu ada unsur perpeloncoan terhadap siswa baru. Sebaiknya masing-masing lembaga pendidikan menggunakan metode yang mempermudah siswa untuk menyatu dengan sekolah dan kegiatan edukatif yang mampu membagun kematangan siswa. "Panita MOS dalam pelaksanaannya jangan sampai melakukan kegiatan plonco, namun harus menggelar MOS yang edukatif, dan mengarah pada kematangan siswa, sehingga akan mengkondusifkan kegiatan belajar mengajar (KBS) di sekolah,"tegasnya Sementara itu Ketua Panitia MOS SMK Negeri I Sumenep, Drs. Suhartono Saleh menyatakan, pelaksanaan MOS di lembaganya sejak beberapa tahun silam memang tidak melakukan kegiatan yang sifatnya peloncoan, melainkan lebih menekakan kegiatan MOS yang mengacu pada akademiknya. "Kita mengacu kepada akademik, seperti memberikan tugas agar siswa menterjemahkan berita di koran dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris."pungkasnya. Suhartono Saleh mengungkapkan, pelaksanaan MOS berlangsung selama 3 hari sejak hari Senin hingga Rabu mendatang, dengan peserta sebanyak 384 siswa, sedangkan program MOS tersebut antara lain pengenalan sekolah, kegiatan akademik yang mendatangkan narasumber dari dunia usaha dan industri, kegiatan olahraga dan pengarahan tentang narkoba dari Polres Sumenep. ( Yasik, Esha )