Sumenep-Kominfo News Room : Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap penyakit difteri, sebab saat ini telah ada 4 orang penderita yang tersebar di 2 Kecamatan. Ironisnya Dinas Kesehatan kesulitan untuk melakukan deteksi dan pengobatan kepada masyarakat yang mengidap penyakit pernafasan dan tenggorokan tersebut. Kepala Bidang P2LP Dinas Kesehatan Sumenep dr. Syamsu Huda Wijoyo mengatakan, pihaknya menemukan penyakit defteri di dua Kecamatan, yakni di Desa Leggung Kecamatan Batang-batang sebanyak 3 orang dan 1 orang berasal dari Kecataman Kota Sumenep. Pihaknya dalam rangka mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut sangat kesulitan, sebab meski Dinas Kesehatan telah melakukan sweping untuk memberikan pengobatan melalui vaksinasi, penderita biasanya tidak berminat bahkan cendrung menutup diri. Penularan penyakit defteri ini melaui batuk dan percikan ludah, namun sayangnya masyarakat menganggap remeh penyakit tersebut. Padahal penyakit defteri sangat berbahaya, selain termasuk penyakit yang menular, juga merupakan penyakit yang mematikan. Syamsu Huda menuturkan, jumlah penderita penyakit defteri akan terus bertambah, jika masyarakat sulit untuk mendapatkan pengobatan vaksinasi. Karenanya sebagai langkah awal, Dinas Kesehatan Kqabupaten Sumenep mulai melakukan pendataan kepada masyarakat yang menderita penyakit tersebut, dengan melibatkan pihak Puskesmas di masing-masing Kecamatan. ( Yasik,Ong, Soek )