Media Center, Sabtu ( 10/03 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap mahasiswa Ngee Ann Polytechnic
Singapura ikut mempromosikan destinasi wisata Kabupaten Sumenep di
negaranya.
“Semoga kehadiran mahasiswa Ngee Ann di Sumenep bisa membantu
pemerintah daerah dalam mepromosikan destinasi wisata Sumenep kepada
masyarakat di negaranya.” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata,
Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, MM, pada Culture
Night Meet and Greet, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Ngee Ann Polytechnic
Singapura, HAND dan HMI Cabang Sumenep, di Pendopo Agung Keraton
Sumenep, Sabtu (10/03) malam.
Sufiyanto menyatakan, pemerintah daerah memiliki rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep 2018, sehingga mahasiswa Ngee Ann bisa kembali lagi ke Sumenep di tahun ini.
Bahkan diharapkan kehadirannya di Kabupaten Sumenep juga mengajak wisatawan di negaranya untuk berkunjung ke sejumlah destinasi wisata.
“Kami berharap mahasiswa Ngee Ann bisa kembali ke Sumenep di masa mendatang, dan tentunya kehadirannya itu juga mengajak masyarakat di negaranya berkunjung ke Sumenep. Sehingga terjalin keakraban tersendiri antara Sumenep dan Singapura.” imbuhnya.
Kehadiran mahasiswa Ngee Ann di Kabupaten Sumenep hasil kerja sama dengan HMI Cabang Sumenep dan HAND untuk melakukan berbagai kegiatan di Sumenep.
Sufiyato mengungkapkan, Kabupaten Sumenep secara geografis terdiri dari daratan dan kepulauan memilki kelebihan dan keunikan tersendiri, karena itu apabila mahasiswa Ngee Enn kembali lagi ke Kabupaten Sumenep agar mengunjungi kepulauan.
“Kalau mahasiswa Ngee Ann kembali lagi ke Sumenep, luangkan waktu
mendatangi kepulauan. Kabupaten Sumenep terdiri dari 126 pulau dan
diantaranya 48 pulau yang berpenghuni, jadi keunikan di Kabupaten
Sumenep tidak hanya di daratan saja melainkan juga di kepulauannya.”
pungkasnya.
Sementara itu Ketua HMI Sumenep, Urip Prayitno mengungkapkan HMI Cabang Sumenep bersama HAND mengajak Mahasiswa Ngee Ann bekerjasama sejak tahun 2016 dan 2017 di bidang kesehatan dengan memberikan pelayanan dan pengobatan gratis kepada masyarakat.
“Sedangkan tahun ini, kami bersama HAND, dosen dan mahasiswa Ngee Ann mengadakan program studi multimedia broadcasting untuk mendokumentasikan khususnya budaya dan adat istiadat masyarakat Sumenep di daerah pesisir, yang dinilai unik karena tidak ada di negara Singapura.” imbuhnya.
Kegiatan mahasiswa
Ngee Ann di Sumenep dimulai sejak tanggal 6 hingga 10 Maret diantaranya
di Desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget. ( Yasik, Fer )