News Room, Rabu ( 22/04 ) Usia atlet memiliki batas usia maksimal. Artinya, jika sudah melebihi batas yang ditetapkan maka sang atlet tidak dibolehkan mengikuti ajang pesta olahraga tertentu.
Seperti dalam Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) ke-V Jatim bulan Juni 2015 mendatang misalnya, usia atlet dibatasi hingga maksimal 21 tahun.
“Nah, kebanyakan atlet yang handal saat ini sudah memasuki usia maksimal. Artinya untuk porprov selanjutnya, mereka yang handal-handal itu sudah tidak bisa ikut lomba,” kata Ketua KONI Sumenep, H. Sofyan Hadi, pada News Room, Rabu (22/04).
Kondisi ini menurut Sofyan perlu mendapat perhatian serius. Kaderisasi atlet menurutnya harus benar-benar dioptimalkan. “Ini PR bersama. Khususnya pimpinan masing-masing cabor, harus bisa mencetak kader handal sebagai pengganti mereka yang sudah masuk batas usia maksimal,” tambahnya.
Perlu diketahui, dalam Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) ke-V Jatim bulan Juni 2015 mendatang ada sekitar 30 lebih cabor yang akan dipertandingkan. Sementara Kabupaten Sumenep hanya memiliki sekitar 16 cabor. Dan yang diikutkan dalam Porprov tahun ini dari Sumenep ada 10 cabor. Yaitu di antaranya Basket, catur, futsal, voli, pencak silat, tenis meja, atletik, billiard, judo, dan karate.
Di antara sepuluh cabor tersebut, separuhnya harus mengikuti penyaringan atau pra Porprov. Yaitu Basket, catur, futsal, voli, pencak silat. Hingga saat ini hanya catur dan futsal yang berhasil lolos, sedangkan pencak silat masih dijadwalkan mengikuti pra Porprov minggu keempat bulan ini. ( Farhan, Fer )