Sumenep-Kominfo News Room : Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad Saw. dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqso dan dari Masjidil Aqso ke Sidratul Muntaha, namun bukan merupakan kehendak Nabi Muhammad sebagai Rasulullah, tapi kehendak Allah Swt. untuk menerima wahyu dariNYa. Sehingga Nabi Muhammad semasa masih muda, yakni mulai dilahirkan hingga remaja disenangi dan disukai oleh semua orang. Kemudian kapan musuh Nabi Muhammad muncul ? ketika mendapat wahyu pertama kali, mendapat pangkat kenabian dan kerasulan dari Allah SWT. Ny. Hj. Honnaniyah A. Salim menyampaikan hal itu dihadapan anggota Dharma Wanita Persatuan Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep pada acara Rapat Rutin dan memperingati Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad Saw. 1428 Hijriyah di Aula Bakominfo, Kamis (02/07). Hj. Honnaniyah menambahkan, Rasulullah saat malakukan Isro’ Mi’raj pada kondisi memperoleh kesusahan. Oleh karenanya setiap kita melakukan aktifitas apapun baik tatkala kita mencari nafakah maupun mendapatkan suatu kesulitan, hendaknya selalu mendekatkan diri dan dzikir kepada Allah Swt. agar kita senantiasa terhibur serta memperoleh pertolongan dari Nya, baik di dunia maupun di akhirat nanti. Dibagian lain, Ketua Dharma Wanita Persatuan Bakominfo Kabupaten Sumenep, Ny. Hj. Listin Didik Untung meminta kepada para anggota agar tingkat kehadirannya lebih ditingkatkan, serta segala Tausiyah yang diserap dari penceramah, hendaknya dijadikan bekal untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan nampak nilai tambah sebagai cerminan peringatan Isaro’ dan Mi’raj ini. ( Soek, Esha )