News Room, Kamis ( 24/11 ) Perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum terhadap pelaksanaan percepatan target pengurangan kemiskinan pada akhir RPJMN 2010-2014 bagi Kabupaten/Kota di sejumlah daerah di Indonesia cukup serius. Terbukti, disamping telah memprogramkan kegiatan Program nasional Pemberdayaan Masyarakat mandiri Perkotaan dan Perdesaan melalui dana APBN-P TA 2011 kali ini kembali menambah dana BLM tersebut ke sejumlah lokasi penerima BLM. Ketua Kelompok Belajar Perkotaan (KBP) PNPM-MP Kabupaten Sumenep, Benny Irawan mengungkapkan berdasarkan surat Direktur Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Negara PPN/Bappenas Nomor 4740/Dt.3.1/8/2011, tanggal 11 Agustus 2011, perihal penambahan dana penambahan BLM APBN-Perubahan TA. 2011. “Syukurlah ada 22 Desa dan Kelurahan di Kecamatan Kota dan Kalianget yang mendapat tambahan dana BLM tahun 2011 ini, yang masing-masing Desa bervariasi,”ujarnya. Dijelaskan, tambahan dana BLM tersebut diharapkan dapat menambah peningkatan pembangunan khususnya untuk percepatan pengurangan kemiskinan, sehingga persoalan kemiskinan di Kabupaten Sumenep secara bertahap dapat tertangani. Penambahan dana BLM tersebut bervariasi sesuai pemanfaatan kegiatan BLM sebelumnya serta KK miskin yang ada di Desa/Kelurahan penerima dana PNPM-MP tersebut. Yakni, mulai Rp. 20 juta hingga Rp. 155 juta. Dengan kegiatan sesuai pelaksanaan Tridaya, yakni bidang lingkungan, sosial dan ekonomi. “Kami harapkan masing-masing Desa dan Kelurahan Penerima BLM PNPM-MP tersebut dapat memanfaatkan tambahan dana tersebut sesuai target yang diharapkan,”pungkasnya. ( Ren, Esha )