Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-10-2011
  • 399 Kali

Desa Badur Masih Kekurangan Air, Berharap Hujan Segera Turun

News Room, Senin ( 17/10 ) Meskipun sempat mendapat bantuan puluhan tangki air bersih dari Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui PDAM Sumenep, Desa Kadur Kecamatan Batuputih masih tetap kekurangan air. Sebab, sejumlah sumur di Desa paling utara di Kecamatan Batuputih ini, selain terjal, tanahnya banyak berbatu, sehingga sumur disana banyak yang kering. Mudah-mudahan disamping terus ada tanmbahan bantuan air bersih, hujan segera turun. Sebab dalam beberapa hari ini sempat mendung, bahkan rintik-rintik,”ujar Warso (45) warga setempat. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan khususnya air bersih masyarakat tidak segan-segan mencari keluar Desa, seperti ke Desa-Desa bagian utara di Kecamatan Bantang-batang. Bahkan, sejumlah angkutan seperti pic up dan angkutan lainnya sengaja dipergunakan warga untuk mengangkut air dengan jerigen. Kepala Desa Badur, Jamik berharap di Desanya memiliki sumur bor yang mampu mengalirkan air ke sejumlah masyarakat yang selama ini sering kesulitan air apabila musim kemarau. Sebab, meskipun kebanyakan tanahnya gersang dan berbatu kemungkinnan ada daerah yang memiliki sumber air. Hanya saja belum diketahui oleh masyarakat dengan kasat mata. “Paling tidak ketika dilakukan penelitian melalui peralatan dan tenaga teknis ada sumber air yang bisa dimanfaatkan yang selama ini belum tergali.”ujarnya. Sebab, melihat dari potensinya sebenarnya di DESA Badur ada sungai di bagian utara yang dekat dengan Masjid, dan dekat dengan pantai jika musim hujan airnya sangat bagus. Namun, jika musim kemarau tampak kurang deras alirannya. Ada kemungkinan jika di lakukan pengerukan seperti di tempat lain juga memiliki debet air yang banyak pada kedalaman tertentu. “Kami berharap saja, nantinya akan ada upaya dari Dinas terkait untuk membantu persoalan masyarakat dibawah, dan untuk jangka pendek berharap hujan segera membasahi bumi yang sudah gersang ini,”pungkasnya. Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Kepala Badan Meteorologi dan Giofisikan (BMKG) Suemnep, Syamsul Arifin menjelaskan, musim kemarau ini diprediksi terjadi hingga pertengahan Nopember 2011. Sedangkan musim penghujan diperkirakan terjadi pada pertengahan November hingga awal Desember 2011 mendatang.( Ren, Esha )