Sumenep-Infokom News Room : Bantuan dana revitalisasi bagi Madrasah Diniyah dan Madrasah Ibtidaiyah dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat akan komitmen Pemerintah Daerah terhadap peningkatan mutu pendidikan MD dan MI. Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si seusai penyerahan dana bantuan revitalisasi MD dan MI di Gedung Nasional Nasional Indonesia (GNI), Kamis (02/02). Selain itu, tujuannya untuk meningkatkan pemantapan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya pemeliharaan gedung madrasah, agar dalam proses pembelajaran itu berlangsung secara aktif, kreatif dan menyenangkan. Menyoal tentang pengawasan bantuan revitaslisasi itu. H. Moh. Rais menuturkan, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan. Hanya saja, dalam hal ini pihaknya akan melibatkan Departemen Agama yang juga mempunyai tanggung jawab. Sementara itu, dana bantuan revitalisasi itu menelan biaya yang dikucurkan melalui APBD tahun 2005 sebesar Rp. 2,180 milyar, dengan klasifikasi untuk Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 54 lembaga yang masing- masing menrima bantuan sebesar antara Rp. 20 hinga Rp. 25 juta, sedangkan untuk Madrasah Diniyah sebanyak 96 lembaga dengan bantuan dana masing-masing lembaga sebesar Rp. 10 juta. ( Yasik, Esha )