Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-11-2008
  • 469 Kali

Dana Pembangunan Proyek Pengairan Terserap 70 Persen

News Room, Rabu ( 26/11 ) Pelaksanaan pembangunan embung Mandala diprediksi hingga akhir bulan Desember 2008 ini belum selesai. Sebab, idealnya, proyek embung yang berskala besar tersebut secara teknis harus dikerjakan dalam jangka waktu 6 bulan. Sedangkan dalam kontrak hanya dikerjakan selama 2 bulan. Jadi memang bisa menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan kelanjutan proyek tersebut. Hal itu diakui Kepala Dinas PU. Pengairan Kabupaten Sumenep, Ir. Moh. Jakfar, MM kepada sejumlah wartawan di kantornya Jl. Urip Sumoharjo. Menurutnya, meskipun ada beberapa pekerjaan proyek di Dinasnya yang belum selesai, namun diperkirakan tidak akan banyak. Sebab, dari sisi anggaran yang sudah terserap dari sekitar total anggaran Rp. 35 milyar, sekitar 70 persen sudah terserap. Namun soal persentase penggarapannya, menurut Jakfar, pihaknya belum bisa merekap secara pasti, nanti setelah tanggal 10 Desember 2008 baru disa melaksanakan evaluasi pelaksanaan proyek. ”Apabila nantinya ada yang belum selesai sesuai kontrak kerjanya, maka akan dilakukan denda, sedangkan yang secara teknis ada kendala dan tidak bisa terselesaikan, maka dimungkinkan untuk dibuatkan adendum, untuk dilanjutkan melalui Dip-L pada tahun berikutnya,”ujarnya. Diakui Jakfar, pada pelaksanaan proyek tahun ini lebih ditekankan pada pengendalian banjir. Sebab, kondisi iklim secara global tidak bisa diprediksi, sehingga perlu secara bertahap bagi daerah yang menjadi langganan banjir secara bertahap berupaya diperbaiki. Untuk tahap pertama, yakni normalisasi pembuangan air kelaut, kedua bagian permukaan, run up untuk menampung embung air yang berlebih hujan, sehingga pada musim kemarau dapat dimanfaatkan. Proyek embung ini sudah ada di beberapa lokasi, seperti Desa Montorna, Prancak, Larangan Berma, Larangan Perreng, dan beberapa Desa di Kecamatan Lenteng, Batuputih dan sebagainya. ( Ren, Esha )