News Room, Jum’at ( 30/04 ) Hingga Jum’at (30/04) ini, dana operasional bagi anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumenep, belum cair. Anggota Panwas Pilkada Sumenep, Rifaie menjelaskan, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan instansi terkait di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) guna mencairkan dana operasional bagi lembaganya. Namun, hingga Jum’at ini, dana tersebut belum cair. “Untuk itu, kami terpaksa meminjam uang pada pihak ketiga untuk melaksanakan sejumlah kegiatan. Tapi, maaf besaran uang yang sudah kami pinjam tidak bisa disebutkan,â€Âkatanya. Ia menjelaskan, dana operasional itu merupakan ujung tombak semua kegiatan yang akan dilakukan Panwas Pilkada Sumenep. “Secara kelembagaan, kami tetap punya komitmen untuk melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Namun, kalau dana operasional tak kunjung dicairkan, bisa menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas,â€Âujarnya. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tahun 2010, kata Rifaie, mengalokasikan dana operasional bagi Panwas Pilkada sebesar Rp. 800 juta. “Namun, kami sudah mengajukan penambahan dana operasional dan disepakati sebesar Rp. 400 juta, sehingga menjadi Rp. 1,2 milyar,â€Âungkapnya menambahkan. ( Nita,Esha )