Sumenep-Kominfo News Room : Pada tahun 2007 mendatang, anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk dunia pendidikan secara nasional diperkirakan anatara Rp.11-12 trillun dan akan dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Pembangunan Negara (APBN) 2007. Sekretaris Jendral Departemen Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Ir. Dodi Nandika, MS saat ditemui usai menghadiri seminar sehari “Peningkatan Profesionalisme SDM dan Strategi Pengelolaan Fasilitas Perguruan Tinggi Swasta Jawa Timur� di Hotel Hyatt Regency Surabaya, Kamis kemarin (11/05) mengatakan, dengan dana sebesar itu diharapkan dunia pendidikan di Indonesia akan terus mengalami peningkatan kualitas tidak hanya kuantitas. Diakuinya, dengan besarnya anggaran ini, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan beberapa elemen pendidikan lainnya atas kemenangan pada beberapa gugatannya yang diajukan pada Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pembatasan anggaran pendidikan nasional, sehingga pada akhirnya pemerintah bersama DPR-RI sepakat meningkatkan alokasi anggaran dana BOS secara nasional. Ditambahkannya, untuk dana BOS berupa buku atas kesepakatan DPR-RI dan pemerintah, dipastikan akan memperoleh anggaran senilai Rp.800 milyar. Dengan besaran dana BOS yang telah ada kepastian, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan harapan anggaran itu dapat tepat sasaran. Lebih lanjut Dodi mengatakan, dalam peningkatan kualitas pendidikan, Depdiknas telah memiliki program berbentuk Renstra (rencana strategis) lima tahun ke depan. Program Renstra memiliki beberapa muara yang menjadi tujuan utama yakni memperluas akses dan pemetaan pendidikan, yang saat ini telah dilakukan dalam bentuk program BOS serta peningkatan mutu dan relevansinya. “Misalnya, perwujudan dalam bentuk memberikan penekanan pada guru agar dalam kegiatan belajar mengajar, siswa mampu dan bisa memahami dengan tepat. Sehingga ketika lulus, ilmu yang telah didapatkannya mempunyai relevansi dengan dunia kerja�, ujarnya. ( Info Jatim, Esha )