News Room, Sabtu ( 24/03 ) Sebagai Sekolah Kejuruan, SMK Negeri 1 Sumenep terus berupaya melakukan kerjasama dengan lembaga berkompeten, sehingga lulusannya betul-betul memiliki kompetensi di bidangnya. Seperti halnya dengan Konsultan Akutansi Publik (KAP) di Surabaya, untuk menguji para siswa di jurusan akutansi serta Ramayana Group dengan menguji siswa jurusan pemasaran. Hal tersebut diungkapkan Kepala SMKN 1 Sumenep, Drs. M. Taufik Rahman, MM kepada News Room, Sabtu (24/03) diruang kerjanya. Menurutnya, dengan melaksanakan kerjasama dengan lembaga yang betul-betul kompeten, agar berdampak pada kwalitas lulusannya. “Sebab, disamping ujian yang dilaksanakan sesuai dengan standar yang ada, para siswa juga mendapat sertifikat dari lembaga tersebut,”ujarnya. Ditambahkan, keempat jurusan yang ada di sekolahnya, yakni jurusan Adminitrasi Perkantoran, Akuntansi, Pemasaran dan Jurusan Teknik Komputer, diupayakan memiliki nilai uji kompetensi yang baik. Sebab, sekolah kejuruan memang mencetak siswa untuk memiliki keahlian sesuai bidangnya. Ketika lulus sekolah, para siswa diharapkan sudah mampu bekerja secara mandiri bahkan menjadi tenaga kerja yang profesional. Bahkan, mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dan tidak hanya menggantungkan pada pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara untuk jurusan perkantoran, pihaknya masih memaksimalkan untuk praktek lapangan kesejumlah instansi di Sumenep. Dan diharapkan para siswanya selama melaksanakan praktek oleh instansi yang bersangkutan betul-betul bisa dibimbing untuk melaksanakan tugas-tugas sesuai bidangnya. Sedangkan untuk jurusan teknik komputer, para siswa sudah mampu merangkai dan servis komputer. Bahkan, untuk pengembangannya pihaknya sudah mempersiapkan siswanya agar mampu memproduksi sendiri. Hanya saja untuk merealisasikan itu perlu dukungan pendanaan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa bekerjsama dengan perusahaan elektronik, seperti yang dilakukan SMK di Surabaya yang dipercaya untuk merangkai layar LCD dan sebagainya.”tambahnya. ( Ren, Esha )