Media Center, Selasa ( 05/12 ) Agar proyeksi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) bisa sesuai
dengan target, tentu perlu kontrol maksimal dari sejumlah pihak terkait.
Seperti yang dilakukan oleh Camat Rubaru, Arif Susanto, saat ini.
Menurutnya, “hujan duit” bagi setiap Desa itu mesti dimanfaatkan dengan
proporsional.
“Kepala Desa (Kades) yang berada
di Kecamatan Rubaru juga harus mampu memanfaatkan anggaran untuk
mengedukasi masyarakat. Ini yang terpenting. Sebab, kebanyakan daerah
hanya mementingkan infrastruktur semata, tanpa ada pembangunan SDM
(Sumber Daya Manusia), agar lebih mandiri,”kata pria kelahiran Tuban
ini.
Arif menilai, jika masyarakat sudah lebih mandiri, maka kesejahteraan mereka juga akan lebih terjamin. Kemudian, alokasi anggaran bisa diarahkan ke pengembangan, seperti infrastruktur yang mendukung.
Untuk mewujudkan semuanya itu, Arif mengaku selalu mengawal
Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes) di Kecamatan yang
dipimpinnya sejak tahun 2017 ini. “Hal itu merupakan langkah untuk menyatukan misi dalam proses pembangunan identitas Rubaru,”tambahnya.
Upaya membangun identitas itu dilakukan melalui produk. Arif
berkomitmen memunculkan produk-produk unggulan di
setiap Desa di Kecamatan Rubaru. Pria berusia 42 tahun ini mengaku akan
mengalokasikan anggaran untuk mengolah hasil pertanian dan perkebunan
untuk diproduksi. “Seperti misalnya buah kedongdong yang bisa dibuat
selai di Desa Pakondang,”tutupnya. ( M. Farhan M, Esha )