Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-06-2019
  • 637 Kali

Bupati Sumenep Serukan Narkoba Harus Jadi Musuh Bersama

Media Center, Selasa ( 25/06 ) Narkoba yang semakin luas baik lingkup, cara, jenis dan jumlah penggunannya harus menjadi musuh bersama untuk bersama-sama memberantasnya.

“Tindak kejahatan narkoba adalah ancaman kemanusiaan yang harus diperangi bersama-sama, karena bisa membinasakan secara individu, keluarga, masyarakat bahkan sebuah bangsa,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Dialog Nasional dengan tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas, di PT. Garam Kalianget, Selasa (25/06/2019).

Ia menyatakan, upaya paling efektif mencegah penyalahgunaan narkoba harus melibatkan semua pihak, baik itu keluarga dalam rangka memberikan edukasi dan pengawasan, serta seluruh elemen masyarakat melalui kontrol sosial untuk pencegahan hingga penegakan hukum.

“Saya harapkan masyarakat jangan ada rasa sungkan untuk melaporkan jika menemukan warga di lingkungannya baik pemakai, pengedar dan bandar narkoba kepada pihak terkait seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep dan Polres Sumenep,” tutur suami Nurfitriana ini.

Bupati mengungkapkan, pemerintah daerah mengapresiasi kinerja BNNK Sumenep yang telah menangani tindak pidana narkoba pada tahun 2018, yakni sebanyak 7 laporan kasus narkoba, 8 tersangka dan barang bukti sabu sebanyak 7,9 gram.

“Pada tahun ini, BNNK Sumenep menangani 1 laporan kasus narkoba dengan 1 tersangka dan barang bukti sebanyak 2,8 gram sabu. Diharapkan BNNK Sumenep harus lebih ofensif, aktif dan berinisiatif melakukan koordinasi sehingga narkoba tidak menjalar dan menggerogoti anak muda di Kota Keris ini,” imbuh Bupati dua periode ini.

BNNK Sumenep pada Dialog Nasional dengan tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas menghadirkan narasumber toko nasional yakni Kak Seto.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNK Sumenep dengan PT. Garam oleh Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno dengan Direktur Utama PT. Garam (Persero), Budi Sasongko.

Sementara Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno menambahkan, pihaknya juga telah melakukan rehabilitasi pengguna narkoba sejak tahun 2018 hingga 2019 sebanyak 19 anak.

“Sebanyak 19 anak yang melaporkan untuk direhabilitasi karena kecanduan narkoba, berusia 14 hingga 19 tahun yang merupakan pelajar SMP dan SMA, rinciannya adalah sebanyak 5 siswa SMP dan sebanyak 14 siswa SMA,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )