Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-10-2006
  • 473 Kali

BUPATI SERAHKAN DANA BANTUAN PROGRAM WSLIC DAN GERDU TASKIN POLA MANDIRI

Sumenep-Kominfo News Room : Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siradj, SE, MM mengatakan, pemerintah dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat, telah menelorkan berbagai program dan kebijakan, semisal program WIsclic yang dikhususkan untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat miskin, begitu pula untuk menekan tingkat kemiskinan dan pengangguran, pemerintah juga meluncurkan program Gerdu Taskin yang sasarannya untuk pemberdayaan usaha lingkungan dan pemberdayaan manusia. Ditegaskan pula ketika penyerahan dana bantuan Wslic dan Gerdu Taskin Pola Mandiri di Ruang pertemuan Bapedda Kabupaten Sumenep, Kamis (12/10) pagi, mengingat program pemerintah itu untuk masyarakat, pihaknya menekankan agar para pelaksana hendaknya melaksanakan program tersebut dengan sungguh-sungguh dan penuh kejujuran, bahkan tidak kalah pentingnya harus memiliki sikap telaten, terutama dalam pemberdayaan usaha masyarakat. Bupati menerangkan, program Gerdu Taskin itu jika ditinjau dari sisi dan bentuk kegiatannya lebih bersifat darurat, namun demikian apabila pelaksanaannnya penuh tanggung jawab dan konsisten, sudah barang tentu program ini berdampak signifikan terhadap pengurangan tingkat kemiskinan masyarakat. Ditempat yang sama Kepala Bapedda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Sungkono Sidik, S.Sos, MM menambahkan, Desa yang memperoleh program Gerdu Taskin Pola Mandiri untuk kegiatan pemberdayaan lingkungan, ada di 6 Desa pada 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Dasuk tepatnya di Desa Dasuk Timur dengan alokasi anggaran sebesar Rp.75 juta, Kecamatan Rubaru di Desa Kalebbengan dengan dana sebesar Rp.75 juta, dan Kecamatan Raas di Desa Goa-goa dengan dana sebesar Rp.120 juta. Sedangkan untuk program WIsclic ada di 6 Desa di 2 Kecamatan, diantaranya di Desa Rubaru Kecamatan Rubaru dengan dana sebesar Rp.203 juta, dan Desa Duko sebesar Rp.203 juta, Desa Matanair Rp.203 juta dan Desa Beringin Kecamatan Dasuk sebesar Rp.203 juta, Desa Bates sebesar Rp.203 juta dan Desa Slopeng sebesar Rp.203 juta, dan kegiatan WIsclic Pola Mandiri digunakan untuk pembangunan sarana, prasarana air bersih dan pelatihan serta pola hidup bersih. ( Yasik, Esha )