Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-03-2014
  • 663 Kali

Bupati Serahkan Bantuan Hibah Bagi 295 UMKM Di Sumenep

News Room, Rabu ( 19/03 ) Kabupaten Sumenep merupakan Kabupaten yang memiliki Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat banyak di Jawa Timur, yakni mencapai 23.120 UMKM. Kuantitas UMKM tersebut tidak akan bisa apa-apa, jika tidak didukung dengan kualitas dari UMKM itu sendiri. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan keuangan bagi UMKM tahun 2014 di Hotel Utami Sumekar, Rabu (19/03). Dalam mendukung peningkatan kualitas UMKM ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menganggarkan bantuan bagi para UMKM. Jika tahun lalu tidak sampai Rp. 1 milyar, di tahun 2014 ini naik menjadi Rp. 1,8 milyar. “Bahkan, anggaran untuk UMKM tidak hanya dilakukan dalam bentuk pemberian bantuan, namun juga ada yang dilakukan dalam bentuk pelatihan keterampilan untuk meningkatkan SDM para pelaku UMKM,”ungkapnya. Ditambahkan, dengan peningkatan SDM para pelaku UMKM diharapkan nantinya mereka bisa mendapat keterampilan. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan nantinya akan mampu menjadi UMKM yang mandiri dan mampu meningkatkan usahanya. Begitu pula dengan keberadaan Koperasi dan UKM yang ada di Sumenep agar terus kreatif dalam usaha dan pengelolaannya. Karean dalam sejarah perekonomian di dunia dan nasional, hanya Koperasi dan UMKM yang tetap eksis menjadi tiang dan pilar perekonomian. Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si menjelaskan, dengan kegiatan bantuan bagi UMKM tersebut, dalam rangka upaya mengembangkan usaha dan pemberdayaan UMKM, untuk mendukung usaha sektor riil. “Diharapkan, dengan bantuan tersebut, UMKM akan mampu mandiri serta mampu mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan social,”ungkapnya. Sedangkan penerima bantuanAPBD Kabupaten Sumenep tahun 2014 ini sebanyak 295 UMKM, dengan rincian untuk bantuan sosial bagi UMKM perorangan sebanyak 265 orang masing-masing sebesar Rp. 1 juta, dan pedagang sayur sebanyak 15 orang masing-masing Rp. 1 juta. Sedangkan dalam bentuk bantuan hibah kepada 15 kelompok yang masing-masing kelompok sebesar Rp. 6 juta. ( Ren, Esha )