Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-12-2009
  • 519 Kali

Bupati Serahkan Bantuan Dana Rumah Tidak Layak Huni

News Room, Rabu ( 16/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyerahkan bantuan keuangan untuk rumah tidak layak huni di Pendopo Agung, Rabu (16/12). Penyerahan bantuan keuangan itu dilakukan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM pada perwakilan warga masyarakat penerima. Bupati mengatakan, pada tahun ini, bantuan sosial untuk rumah tidak layak huni terbatas, berjumlah 90 unit termasuk bantuan dana untuk setiap rumah, sebab menyesuaikan dengan kekuatan alokasi dananya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu pihaknya berharap Kepala Desa untuk mengajak warga masyarakatnya yang mampu untuk bergotong royong memberikan bantuan pada warga masyarakat yang rumahnya tidak layahkhuni. Bahkan, Camat dan Kepala Desa mengawasi pelaksanaan program pembangunan rumah tidak layak huni di Desanya. ”Camat dan Kepala Desa juga beperan aktif mengawasi setiap program rumah tidak layak huni di Desanya. Itu dilakukan agar pelaksannnya benar-benar sesuai dengan prosedurnya, sehingga masyarakat penerima bisa merasakan manfaatnya,”tegasnya. Ditempat yang sama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, H. Saiful Anwar, SH, M.Si menyatakan, sebanyak 90 unit rumah program rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebar di Kecamatan daratan dan kepuluan, perinciannya, untuk wilayah daratan sebanyak 50 unit rumah, dan kepulauan sebanyak 40 unit rumah. Sedangkan anggaran dana untuk biaya material dan ongkos tukang untuk wilayah daratan sebesar Rp. 4 juta, serta wilayah kepulauan sebesar Rp. 5 juta. ”Kecamatan daratan, yakni Kecamatan Kota, Manding, Kalianget, Batuan, Ambunten, Rubaru, Dasuk, Ganding, Pragaan, Bluto, Saronggi, Dungkek, Gapura dan Batuputih, sedangkan kepulauan meliputi Kecamatan Gayam dan Kecamatan Arjasa. Masing-masing Desa, baik daratan dan kepulauan yang menerima program rehab rumah tidak layak huni sebanyak 2 Desa,”tegasnya. H. Saiful Anwar menyatakan, dengan program pembangunan rumah tidak layak huni tersebut akan mengurangi angka rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumenep. ( Yasik, Esha )