Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-06-2014
  • 578 Kali

Bupati Serahkan Bantuan 40 Unit Hand Tractor Kepada Gapoktan

News Room, Kamis ( 26/06 ) Sektor pertanian merupakan sektor utama perekonomian di Sumenep, dan hingga saat ini penduduk Sumenep sangat bergantung kepada sektor pertanian. Sebagai catatan, konstribusi sektor pertanian terhadap produk domestik regional bruto Kabupaten Sumenep mencapai 47,43 persen, dan jauh dibandingkan dengan sektor lainnya. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara silaturrahmi dan penyerahan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun 2014 kepada 40 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Sumenep, Kamis (26/06) di Desa Tambuko Kecamatan Guluk-guluk. Disebutkan, di Kabupaten Sumenep ada 3 komoditas unggulan pertanian, yakni padi, jagung dan kedelai. “Khusus tanaman padi, produktifitasnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2012, produktifitas padi mencapai 7,12 ton per-hektar, dan pada tahun 2013 mencapai 7,14 ton per-hektar dengan total produksi mencapai 228.380 ton,”jelasnya. Namun, diakui Bupati jika perolehan 7 ton per-hektar itu masih rendah, jika dibandingkan dengan daerah lain yang mampu mencapai 8 hingga 9 ton per-hektar. Hal itu dimaklumi, karena mayoritas sawah yang ada di Sumenep, merupakan sawah tadah hujan. Sedangkan di daerah lain, petani bisa menanam padi sampai 3 kali, dalam satu tahun, dengan menggunakan air irigasi. Selain itu, hambatan lainnya, karena masyarakat masih menggunakan pola lama dalam bercocok tanam padi, sehingga perolehan padi setiap panen raya kurang maksimal. Untuk itu, penyerahan alat mesin pertanian ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian pemerintah Kabupaten Sumenep dalam meningkatkan produksi hasil pertanian, guna meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep. “Kami harapkan para petani harus melek informasi bidang pertanian. Hal ini penting, agar para petani tidak ketinggalan informasi inovasi pertanian. Sebab, keberhasilan pertanian saat ini sangat dipengaruhi oleh inovasi pertanian,”tambahnya. Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si menjelaskan, dengan bantuan Alsintan tersebut, akan membantu petani dari sistem pertanian tradisional yang konvensional ke pertanian modern dengan sentuhan teknologi dan mekanisasi, sehingga berdampak pada produktifitas pertanian. Karena, salah satu hambatan dalam pertanian karena keterbatasan sarana pertanian. Dijelaskan, bantuan hand tractor yang diberikan kepada Kelompok Tani sebanyak 40 unit yang ada di beberapa Kecamatan daratan dan kepulauan di Sumenep, yakni, Kecamatan Ambunten, sebanyak 4 unit, Bluto 3 unit, Dasuk 2 unit, Dungkek 4 unit, Gapura 5 unit, Gayam 1 unit, Guluk-guluk 5 unit, Kota Sumenep I unit, Lenteng 2 unit, Pasongsongan 4 unit, Rubaru 7 unit, dan Kecamatan Saronggi 2 unit. ( Ren, JuP-17, Esha )