Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-11-2018
  • 687 Kali

Bupati: Rebut Hati Konsumen, Kemasan Produk Harus Kreatif

Media Center, Selasa ( 27/11 ) Akibat ketatnya persaingan pasar untuk merebut perhatian konsumen, diharapkan masyarakat dan UKM meningkatkan kreasi dan inovasi dalam memproduksi kemasan produk kerajinan atau unggulan di Desanya.

“Produk kerajinan masyarakat dan UKM Kabupaten Sumenep memang sangat banyak dan menjanjikan untuk pemberdayaan ekonomi. Buktinya, ketika melihat stand pameran itu, banyak produk unggulan Desa semisal produk unggulan salah satu Desa di Kecamatan Dungkek berupa gula merah atau gula aren dibungkus daun janur kelapa yang rasanya sangat enak,” tegas Bupati, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-46 dan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat Ke-15 tahun 2018, di Pendopo Kecamatan Dungkek, Selasa (27/11/2018).

Bupati mengakui, meskipun rasa produk unggulan Desa, seperti gula jawa atau gula aren rasanya enak, namun masih ada kekurangannya, yakni perlu peningkatan kemasannya, sebab kemasan yang menggunakan bahan dari plastik sangat tipis, sehingga perlu ganti plastik lebih bagus, agar produk Desa itu menarik masyarakat.

“Hanya kemasan gula aren yang perlu ditingkatkan, supaya produk salah satu Desa di Kecamatan Dungkek itu bisa lebih menarik masyarakat, dan produknya lebih tahan lama, jika memakai plastik tebal,” imbuh suami Nurfitriana ini.

Bupati 2 periode ini mengungkapkan, manakala kemasan gula jawa atau gula aren itu menarik, tentu membuka peluang pemasarannya lebih luas lagi, mengingat penjualannya tidak hanya di pasar tradisional saja, melainkan bisa masuk ke pasar modern, seperti swalayan di Kecamatan atau Kabupaten.

“Kami (Pemkab Sumenep) telah membuat Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur penjualan produk atau kerajinan unggulan masyarakat Desa di swalayan, baik Alfamart atau Indomaret, dan lainnya,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-46 dan Bulan Bhakti Gotong-Royong Masyarakat Ke-15 tahun 2018, mengadakan stand pameran dengan menampilkan produk unggulan dari berbagai Desa se-Kecamatan Dungkek.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH, Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Ny. H. Nurfitriana Busyro, SE, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, serta Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep meninjau stand pameran itu.

Bupati mengatakan, pemasaran produk unggulan Desa yang layak jual di toko-toko modern, tidak hanya di Kabupaten Sumenep semata, namun pemasarannya hingga ke luar daerah, semisal Jakarta dan Kota lainnya.

“Saya bersama Bupati di Madura dijadwalkan mulai besok (Rabu, 28 November) ada acara di Jakarta tentang pemasaran produk Madura, sehingga peluang pemasaran itu harus menjadi kesempatan masyarakat untuk meningkatkan produk kerajinannya. Yang jelas, jika pemasaran produk kerajinan masyarakat Sumenep hingga ke luar Kota, tentu berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )