Sumenep-Kominfo News Room : Menindak lanjuti surat Kepala Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur tertanggal 16 Pebruari lalu tentang rencana areal tanam tembakau tahun 2007, Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM menerbitkan Surat Edaran kepada masing-masing Camat. Bupati mengatakan, untuk menghindari kerugian dalam musim tanam tembakau dengan memperhatikan prakiran ramalan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), pihaknya menyerukan untuk daerah tembakau gunung dan tegal yang kebutuhan airnya dari air hujan hendaknya waktu tanam lebih awal dan daerah tembakau yang kebutuhan airnya dari sumber air sebaiknya menanamnya pada bulan Mei. Sebagai upaya pengendalian areal tanam untuk lahan yang kurang potensial, agar mencari tanaman alternatif, seperti jagung, kedelai, semangka, kacang tanah, kacang hijau dan lombok. Bupati menjelaskan, petani tembakau dalam penggunaan pupuk dan pestisida agara tepat waktu dan dosis, karena harga pupuk melonjak naik, dan pihak Kecamatan mengadakan pendataan pengusaha gudang tembakau yang ingin melakukan kegiatan pertembakuan, bahkan menghimbau agar mengurus ijin pengelolaan dan pembelian. Terkait dengan areal tanam tahun ini seluas 11.750 hektar dengan kebutuhan 7.050.000.000 kilogram tembakau dan membutuhkan bibit tembakau sebanyak 411.257.000 batang. Sedangkan kebutuhan pupuk terdiri dari pupuk ZA 2.350.000 ton, pupuk SP-36 1.763 ton dan pupuk ZK sebanyak 1.175 ton. ( Yasik, Esha )