Media Center, Rabu ( 09/05 ) Bergabungnya Kabupaten Sumenep dalam Gerakan Menuju 100 Smart City yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep menjadi langkah besar menuju Kota Modern di masa depan.
Kabupaten Sumenep menjadi bagian dari 50 Kabupaten/Kota yang dipilih Kementerian Kominfo untuk bergabung dalam Gerakan 100 Smart City tahap ke dua, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Sumenep bersama Kementerian Kominfo di Hotel Redtop Jakarta, Selasa (08/05) kamarin.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah besar bagi Kabupaten Sumenep dalam rangka membangun sebuah sistem pelayanan masyarakat yang lebih baik, dan nantinya bersama Kabupaten/Kota yang lain, Sumenep akan menjadi pionir untuk membangun Smart City secara luas di masa mendatang.
Bupati mengatakan, semangat dari Smart City di Kabupaten Sumenep diharapkan tidak hanya berbasis pada teknologi semata, tetapi lebih berorientasi pada kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat.
“Karena itulah, dalam gerakan ini yang lebih dipentingkan adalah bagaimana nantinya Kabupaten Sumenep bisa memberikan kemudahan dalam pelayanan masyarakat di era digital saat ini,” tegas Bupati.
Bupati Sumenep menjelaskan, pengembangan pelayanan masyarakat tidak hanya bertumpu pada pengembangan teknologi semata, namun pihaknya juga berharap adanya perubahan mindset aparatur negara dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, karena melayani masyarakat merupakan bagian dari kegiatan ibadah,” pungkasnya.
Dengan bergabungnya Kabupaten Sumenep dalam Gerakan Menuju 100 Smart City ini, nantinya akan terbentuk sebuah masterplant jangka panjang dalam rangka membangun sebuah Smart City yang sesuai dengan keadaan di masing-masing daerah, dan akan menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia. ( Gun, Esha )