News Room, Jumat ( 31/08 ) Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si bersama sejumlah pejabat, diantaranya Sekretaris Daerah, Drs. H. Moh. Saleh, M.Si meninjau langsung ke lokasi kebakaran. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, H. Moh Saleh mengatakan, pihaknya memang menginginkan ada peremajaan terhadap mobil pemadam kebakaran berikut perangkatnya. Itu mengacu pada kejadian kemarin, jika mesin pemadam tiba-tiba macet tak berfungsi, ketika berada dilokasi kejadian. “Kita memang menginginkan ada peremajaan pemadam kebakaran. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kami, untuk secepatnya merealisasi program tersebut, guna menghindari kejadian serupa,”kata Sekda Sumenep, Jumat (31/08). Sekretaris Daerah mengakui, jika kebakaran hebat itu adalah kali pertama melanda wilayah setempat, selama 2 tahun terkahir ini, sehingga untuk memadamkam api, terpaksa meminta bantuan pada Pemerintah Kabupaten Pemekasan. “Pemadam kebakaran di Sumenep tidak mampu menaklukkan kobaran api. Makanya, kemarin kami langsung meminta bantuan personel pemadam dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan,”terangnya. Kebakaran hebat tersebut awalnya dari sebuah gudang disalah satu toko di Jalan Diponegoro, Kelurahan Bangselok, pada Kamis (30/08) kemarin. Namun, upaya pemadam tak berjalan lancar akibat ngadatnya mesin ketika dilokasi, maka api dengan cepat membesar dan menyambar 3 toko lainnya yang berdempetan. Api semakin sulit dikendalikan setelah melalap olie, bahan-bahan cat, karbit dan tinner, serta ban. Truk dan mobil bak terbuka milik Pemkab, Polres, dan Kodim 0827 Sumenep ikut dikerahkan untuk mengevakuasi barang milik toko di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, personel pemadam kebakaran dari Pemkab Pamekasan, terpaksa didatangkan guna membantu memadamkan api. Dan, api baru berhasil dipadamkan secara keseluruhan pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB. ( Nita, Esha )