Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-10-2018
  • 562 Kali

Bupati Berharap Kader IPNU Dan IPPNU Terus Kembangkan SDM

Media Center, Sabtu ( 06/10 ) Kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) agar terus mengembangkan diri demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan kader-kader IPNU dan IPPNU hendaknya mengembangkan SDM dan kapasitas diri, karena sangat dibutuhkan baik melalui jalur formal dan informal dengan berbagai pelatihan dan keahlian lainnya. Itu dilakukan agar kader-kader NU itu berpendidikan tinggi sehingga tidak kalah dengan kader-kader organisasi lainnya.

“Apabila kader IPNU dan IPPNU berkualitas, tentu saja merupakan potensi bagi negara untuk melakukan akselerasi ekonomi dengan menggenjot industri manufaktur, infrastruktur dan UMKM, karena berlimpahnya angkatan kerja.” tegasnya pada Silaturrahim Wilayah II Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) se-Jawa Timur tahun 2018 di Pondok Pesantren Al-Usymuni Tarate, Sabtu (06/09).

Ia menyatakan, seiring mengembangkan diri juga membangun jati diri, identitas dan karakter yang berlandaskan bangunan nasionalisme dan spirit agama. Karena itu, kader-kader NU harus menjadikan dirinya sebagai kader yang nasionalis dan kader agamis, sebagai aplikasi sikap tawassut atau sikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan.

“Indonesia masa depan, salah satunya ada di tangan kader-kader IPNU dan IPPNU. Kita tidak hanya menjaga NKRI saat ini saja, melainkan keberlanjutan masa depan anak cucu, apalagi para Ulama dan Kiai NU sudah menyatakan NKRI adalah harga mati dan wajib kita pegang teguh sampai kapanpun.” tuturnya.

Bupati mengungkapkan, kader IPNU dan IPPNU sebagai generasi muda harus berfikir masa depan sehingga perlu memiliki jaringan luas untuk menjadi orang sukses yang membutuhkan hubungan luas dengan berbagai pihak. Sebab menjadi orang sukses itu tidak hanya berdiam diri di tempat saja, namun harus memiliki jaringan.

“Sesuai dalam surat Ali Imron ayat 104 Allah SWT sudah menjelaskan betapa pentingnya kita membina hubungan sesama manusia, sebab jalan kesuksesan tidak bisa sendiri-sendiri. “Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )