Media Center, Senin ( 20/11 ) Pemerintah
Kabupaten Sumenep mengapresiasi kepada pihak Rumah Sakit Terapung (RST)
Ksatria Airlangga atas kepeduliannya ikut serta dalam membantu
pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan Kabupaten Sumenep.
Bupati
Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si
mengatakan, pihaknya menyambut gembira pelayanan Rumah Sakit Terapung
(RST) Ksatria Airlangga, karena sangat membantu pelayanan kesehatan
masyarakat kepulauan.
Karena persoalan pelayanan kesehatan di
wilayah kepulauan sering terkendala jarak yang sangat jauh menuju
daratan, sehingga banyak warga kepulauan Sumenep yang berobat secara
tradisional, bahkan ada pula yang berobat ke luar daerah Kabupaten
Sumenep yang lebih dekat seperti ke Bali, Banyuwangi maupun ke
Kalimantan.
“Kita berterima kasih kepada tenaga medis yang bersedia
bekerja di Rumah Sakit Terapung itu, karena bagaimanapun juga tenaga
medisnya seperti dokter dengan ketulusan hatinya mau melayani masyarakat
kepulauan di Rumah Sakit Terapung, padahal seorang dokter spesialis
buka praktek di daratan saja sudah banyak pasiennya.”tutur Bupati seusai
acara Pelepasan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga di Pelabuhan
Kalianget, Senin (20/11).
Kapal Rumah Sakit Terapung (RST) Ksatria
Airlangga digagas oleh alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga
Surabaya, untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat
kepulauan.
Bupati berharap, Dinas Kesehatan dan Camat ikut
mensosialisasikan kepada masyarakat tentang keberadaan Rumah Sakit
Terapung sebagai rujukan jika pelayanan kesehatan di Puskesmas tidak
mampu melayani pasien.
“Dengan adanya Rumah Sakit Terapung itu,
masyarakat kepulauan yang membutuhkan pelayanan rujukan ke Rumah Sakit
tidak perlu ke daratan, karena Rumah Sakit Terapung juga melayani pasien
rujukan dari Puskesmas.”tegas Bupati.
Sementara itu Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. A. Fathoni, M.Si mengungkapkan,
pelayanan kesehatan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga sama dengan
Rumah Sakit di Sumenep juga melayani pasien yang menggunakan BPJS.
Itu dilakukan karena Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga merupakan bagian dari Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya.
“Kalau
ada pasien rujukan Rumah Sakit Terapung tidak termasuk program BPJS,
kami membiayainya melalui dana Jamkesda. Jadi program Jamkesda hanya
berlaku bagi masyarakat kepulauan yang tidak mengikuti program
BPJS.”pungkasnya. ( Yasik, Fer )