News Room, Selasa ( 03/04 ) PT. Energi Mineral Langgeng (EML) melakukan penajakan Sumur ENC 1 di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi, Selasa (03/04). Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si disela-sela peresmian penajakan Sumur ENC 1 di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi, mengatakan, pihaknya ingin perusahaan migas EML untuk berkomitmen membangun Sumenep, terutama kesejahteraan masyarakat. Selama ini, Kabupaten Sumenep hanya sebagai ladang untuk menetasnya migas saja, karena setelah perusahaan berhasil mengambil kandungan migas, ternyata kurang memperhatikan kesejahteraan masyarakat, namun justru kandungan migas tersebut lebih banyak menetes keatas. ”Kami sebelum mengeluarkan persyaratan hitam diatas putih untuk kegiatan pengeboran migas, sudah minta perusahaan migas untuk memakmurkan masyarakat dan lebih banyak menoleh kemasyarakat untuk membanguan Kabupaten Sumenep,”tegasnya. Ditempat yang sama, Komisaris PT. EML Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan menyatakan, pihaknya jika berhasil dalam pengeboran migas di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi memiliki beberapa program untuk masyarakat Sumenep, termasuk Madura. ”Program tersebut diantaranya sektor pendidikan dengan membanguan sekolah favorit di Madura, kesehatan dan pertanian. Ini program kami yang direncanakan sama seperti yang dilakukan di Kalimantan Timur,”ungkapnya. Luhut Panjaitan menambahkan, pihaknya untuk melakukan penajakan di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi melalui proses yang sangat panjang, karena untuk kegiatan survey membutuhkan waktu selama 6 tahun. ”Survey yang kami lakukan sebelum penajakan hari ini, Selasa (03/04) memang membutuhkan waktu panjang, tapi alhamdullillah menemnukan sumur untuk dilakukan pengeboran,”imbuhnya. Sementara itu, pimpinan PT. Energi Mineral Langgeng datang ke Kabupaten Sumenep bersama rombongan, diantaranya Salahuddin Wahid (Gus Sholah), pimpinan BP. Migas dan Rizal Ramli mantan Menteri Koordinator Perekonomian. ( Yasik, Esha )