News Room, Kamis ( 03/02 ) Budaya membaca khususnya bagi kalangan muda di Desa Padike dan sekitarnya di Kecamatan Talango, bisa dibilang cukup membanggakan. Karena itu, keberadaan Taman Baca di Desa Padike yang merupakan bantuan PT. Pelindo III, yang sudah dikelola Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sumenep dalam 3 tahun terakhir tidak mubadzir. Hal tersebut diakui Kepala Desa Padike, Masduki kepada wartawan dirumahnya yang berdekatan dengan Balai Desa dan Rumah Buku. Menurutnya, disamping ikut serta memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya budaya membaca, dalam setiap pertemuan juga dibahas soal keberadaan rumah baca yang perlu terus dihidupkan. “Kami selalu bahas dalam setiap pertemuan dengan para tokoh dan masyarakat di Desa Padike, hasilnya, setiap hari rumah baca disini tidak pernah sepi pengunjung,”ujarnya. Kalau dibaca di tempat, masyarakat Desa memang banyak yang jarang sempat. Namun, ketika dirumah bisa dibaca disela-sela aktifitas lainnya, sehingga mereka bisa meminjam dalam waktu beberapa hari untuk dibawa pulang. Sementara itu Kasi Pengelola Perpustakaan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Sumenep, Sri Agustina mengakui antusias masyarakat Desa terhadap buku bacaan rupanya cukup tinggi. Karena itu Pemerintah Kabupaten Sumenep disamping melaksanakan kegiatan operasional mobil perpustakaan keliling ke beberapa sekolah, Pondok Pesantren hingga kelompok belajar di pedesaan, juga memperbanyak jumlah buku bacaan di sejumlah rumah buku yang ada di Kecamatan Kalianget dan Talango. “Antusias masyarakat Desanya ternyata juga cukup tinggi, terbukti setiap kami turun ke lapangan, buku-buku bacaan yang disediakan untuk dipinjamkan disana, hampir habis dipinjam,”ujarnya. ( Ren, Esha )