Media Center, Selasa ( 21/10 ) Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudlatul Imam (STIDAR), menggelar Focus Group Discussion (FGD) Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 83 Tahun 2018 Tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah di Kabupaten Sumenep.
Sekretaris BRIDA Kabupaten Sumenep, Abdul Kahir mengungkapkan, FGD yang dilaksanakan kali ini dalam rangka menyerap berbagai masukan dari sejumlah OPD, khususnya yang menjadi pengampu kegiatan tersebut, berkaitan dengan efektivitas pelaksanaan Perbup Tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah.
"Sehingga diharapkan hasil penelitiannya lengkap dan bagus agar nantinya memberikan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya bagi OPD terkait dalam hal pelaksanaan peraturan dan kebijakan pembangunan di Kabupaten Sumenep," ungkapnya, di Ruang Rapat BRIDA, Selasa (21/10/2025).
Dikatakan, hasil masukan dari sejumlah OPD disesuaikan dengan progres riset dan metodologinya seperti apa, dapat dijadikan acuan pada pelaksanaan riset yang diharapkan rampung dalam satu bulan ke depan.
"Dimana lokasi khusus (lokus) dari riset tersebut sesuai dengan Perbup yang dilaksanakan selama kurun waktu dari 2018-2025 ini, yang fokus pada pengelolaan sampah rumah tangga khususnya yang ada di Kecamatan Kota, Bantuan, Kalianget dan Manding," paparnya.
Sementara Ketua Tim Riset dari STIDAR, Imalah, menjelaskan, dilaksanakannya riset terhadap Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 83 Tahun 2018 Tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah di Kabupaten Sumenep, dilatarbelakangi oleh bagaimana sampah merupakan suatu permasalahan yang krusial seiring meningkatnya aktivitas manusia dan pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sumenep.
"Kami menyampaikan terima kasih atas semua masukan dari masing-masing OPD khususnya BRIDA Kabupaten Sumenep, sehingga apa yang disampaikan dapat menjadi masukan dan bisa dilakukan perbaikan dalam mengambil kebijakan ke depan," tandasnya.
Pihaknya bersama tim akan melakukan tindak lanjut dari FGD tersebut, sesuai yang menjadi harapan dan kesimpulan dalam pertemuan tersebut. Ternyata banyak masukan, saran dan kritik untuk semakin menyempurnakan riset yang dilakukan tim dalam sebulan ke depan.
"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki dan menambah beberapa poin yang diperlukan dalam riset ini," pungkasnya. ( Ren, Fer )