Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-10-2018
  • 389 Kali

BPBD Sumenep: 38 Kebakaran Terjadi Di Musim Kemarau 2018

Media Center, Senin ( 01/10 ) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat ada 38 kebakaran lahan hingga hutan selama musim kemarau tahun ini.

Hasil dari tinjauan di lapangan, BPBD Sumenep menilai 38 kebakaran yang terjadi itu disebabkan karena adanya unsur kesengajaan. Artinya, ada warga yang memang dengan sengaja melakukan pembakaran, dan ada pula yang dengan sengaja membuang puntung rokok sembarangan.

"Jadi, kebakaran yang terjadi di Sumenep ini faktornya itu bervariasi, ada yang dengan sengaja dibakar orang, dan ada pula yang buang puntung rokok sembarangan," kata Kepala BPBD Sumenep, Rahman Riadi, Senin (10/09).

Menurut Rahman, BPBD tidak memiliki kewenangan untuk menindak para pelaku pembakaran lahan, dan pembuang puntung rokok tersebut. Pihaknya hanya terus berupaya mengimbau, agar warga tidak melakukan hal-hal yang merugikan alam sekitarnya.

"Untuk melakukan penindakan, itu sudah ranahnya aparat kepolisian. Kami hanya berupaya agar masyarakat sadar alam sekitar," terangnya.

Sementara dari data laporan yang masuk ke BPBD Sumenep, sejumlah wilayah yang sangat rawan terjadi kebakaran, yakni diantaranya di Kecamatan Kalianget, Kecamatan Guluk-guluk, dan Kecamatan Bluto.

Untuk itu, BPBD mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran atau membuang puntung rokok sembarangan. Pasalnya, di musim kemarau seperti sekarang, kobaran api ditambah angin kencang akan sulit dipadamkan.

"Pada musim kemarau ini, sebagian besar pepohonan dan semak belukar sudah mulai mengering, sehingga mudah terbakar dan menyebar," pungkasnya. ( Nita, Esha )