Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-11-2007
  • 423 Kali

Bhayangkari Galakkan Berantas Buta Aksara

News Room, Jum’at ( 30/11) Demi memberantaskan buta aksara di Bumi Sumekar ini, jajaran Bhayangkari Sumenep menggalakkan pemberantasan buta aksara, dengan menggunakan sistem pembelajaran malam hari, yang disebarkan di tiga Kecamatan, yakni Gapura, Dasuk dan Batang-batang. Kemudian jumlah masyarakat yang diambil untuk ikut dalam program tersebut sebanyak 100 orang dari tiga Kecamatan itu. Demikian diungkapkan Ketua Cabang Bhayangkari Sumenep, Ny. Yulianti Darmawan. Yuli Darmawan menerangkan, kegiatan itu memang diagendakan malam hari, karena program pemberantasan buta aksara itu hanya dikhususkan bagi ibu-ibu rumah tangga yang masih berusia 40 hingga 47 tahun, mengingat tujuan pemberantasan buta aksara diutamakan bagi masyarakat yang memang belum bisa membaca dan menulis. Yuli Darmawan menuturkan, pembelajaran di malam hari itu dilakukan, karena pihaknya tidak ingin mengganggu aktifitas para peserta, jika pembelajaran aksara dilaksanakan pada siang hari. Yuli Darmawan menandaskan, agenda pemberantasan buta aksara hanya difokuskan pada usia 40-47 tahun, karena di usia tersebut pihaknya menilai peserta masih bisa menyerap materi secara lengkap meskipun lamban. Karena itu, pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan semacam itu masyarakat sumenep nantinya terbebas dari buta aksara. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang menyatakan tidak bisa menulis dan membaca. Yuli Darmawan meminta kepada para peserta, jika sudah dinyatakan berhasil dan lulus dalam program tersebut, agar mau mengajar dan memberikan wawasan kepada anaknya untuk bisa membaca dan menulis, khususnya mendesak anaknya supaya terus mengejar bangku pendidikan. Ia menegaskan, bagi peserta yang sudah menerima program pemberantasan buta aksara itu, akan diberikan sebuah sertifikat pada januari 2008 mendatang. ( Nita, Esha )