News Room, Selasa ( 10/03 ) Lembaga Bathsul Masail untuk mencari referensi menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan dan penghidupan ummat, sehingga menjadi suatu keputusan yang tidak terlepas dari Al-Qur’an dan Hadist. Hal ini disampaikan KH. Hafidzi Syarbini dalam memberikan sambutan mewakili Ro’is Surya NU pada acara Bathsul Masail Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC-NU) Sumenep yang dipusatkan di Majelis Wakil Cabang NU (MWC-NU) Kecamatan Manding, tepatnya di Masjid Nurul Jannah Pondok Pesantren Miftahol Ulum Desa Giring Kecamatan Manding, Minggu (08/03). KH. Hafidzi Syarbini menandaskan, bahwa warga Nahdhiyyin menghadapi Pemilu mendatang dapat memelihara Uhuwwah Islamiyah, dan tidak menjadikan retaknya kebersamaan, walaupun sebagian kader NU juga berlomba dalam Pemilu Legislatif (Pileg) di berbagai parpol. “Mari kita doakan bersama, mudah-mudahan dengan tampilnya mereka tidak menjadikan retaknya rasa persatuan dan kesatuan. Untuk itu diharapakan agar warga NU dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya masing-masing, dan jangan sampai ada yang Golput (Golongan Putih) . Sementara itu, Ketua KPU Sumenep diwakili Bidang Sosialisasi, Drs. Jasuli Mudhar, M.Hi menyampaikan sosialisasi tatacara pencoblosan serta sah dan tidaknya surat suara, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2009 tentang KPU. Pada acara yang sama, tanfidhiyah PT. Telkom Sumenep memberikan sosialisasi tentang produk-produk dan fasilitas yang dikeluarkan PT. Telkom. ( Mur,Esha )