News Room, Jumat ( 24/04 ) Untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), setiap Puskesmas dan Polindes harus memiliki kelengkapan medis, seperti di antaranya tabung oksigen. Namun kenyataannya, hingga saat ini masih saja ada Puskesmas dan Polindes di Kabupaten Sumenep yang masih belum memilikinya.
“Iya benar, dari hasil sidak kami beberapa waktu lalu, memang masih ada sebagian Puskesmas dan Polindes yang belum memiliki tabung oksigen,” kata Kusmawati Herman, Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, pada News Room, Jumat (24/04).
Hal itu menjadi perhatian serius dari isteri Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Herman Dalikusuma ini.
Ia berharap kedepan semua Puskesmas dan Polindes harus sudah punya tabung oksigen. “Terus terang ini menjadi kekhawatiran utama kami,” tambahnya.
Kus, panggilan akrab Kusmawati, juga meminta agar setiap bidan bertindak sesuai SOP (Standar Operasional Pelayanan) yang sudah ada, yang didukung oleh sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai. Karena menurutnya, sarpras merupakan penunjang utama efektivitas pelayanan dalam dunia medis.
“Jika bidan tidak bisa memenuhi SOP yang didukung oleh sarpras, berarti bidan tersebut tidak memiliki kesiapan untuk melaksanakan tugas. Hal ini jelas fatal dan masyarakat yang akan dirugikan. Oleh karena itu, Dinkes akan terus memantau agar semua itu bisa diketahui,” janjinya menutup perbincangan. ( Farhan, Fer )