Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-10-2012
  • 548 Kali

Bantuan Air Bersih Dibawah Permintaan Masyarakat

News Room, Selasa (30/10) Bantuan air bersih yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumenep pada musim kemarau tahun 2012, terhitung sejak Agustus hingga sekarang sebanyak 234 tangki. Bantuan yang terealisasi tersebut dibawah permintaan masyarakat sebanyak 1.344 tangki. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Syaiful Arifin, menjelaskan, permintaan bantuan air bersih dimusim kemarau ini memang sangat banyak. Sesuai data, permintaan bantuan air bersih itu datang dari warga yang tersebar di 38 desa, 12 kecamatan. “Permintaan bantuan air bersih sangat banyak. Dari 38 desa, 12 kecamatan yang mengajukan permohonan itu tercatat 1.344 tangki. Tapi karena keterbatasan anggaran dana, bantuan air bersih itu hanya terealisasi 234 tangki, untuk seluruh daerah pemolohon,” kata Syaiful, Selasa (30/10). Pendistribusian bantuan air bersih itu, disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Sehingga, tiap daerah jumlah bantuan air bersih tidak sama. “Kami menyesuaikan dengan anggaran untuk pemberian bantuan air bersih tersebut. Jadi, tiap kecamatan kami upayakan diberi 1-2 tangki, dengan melihat tingkat kebutuhan masyarakatnya,” terangnya. Karena permintaan bantuan air bersih dari masyarakat sangat banyak dan anggaran dikabupaten Sumenep sangat minim, pihaknya meminta bantuan air bersih ke Pemerintah Provinsi Jatim sebanyak 150 tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Dalam waktu dekat ini, bantuan dari Pemprov sebanyak 150 tangki itu akan segera didistribusikan sesuai daerah yang sangat membutuhkan,” ujarnya. Syaiful mengungkapkan, sesuai ketetapan awal, batas akhir masa tanggap kekeringan itu sampai tanggal 10 Nopember, namun melihat cuaca yang masih belum ada indikasi mau hujan, pemerintah melakukan perpanjangan hingga tanggal 25 Nopember mendatang, termasuk juga dikabupaten Sumenep. “Jadi bantuan air bersih itu akan terus didistribusikan hingga tanggal 25 Nopember mendatang, karena waktu realisasi bantuan tanggap kekeringan itu diperpanjang selama 15 hari kedepan,” ungkapnya. Ke-12 kecamatan yang mengajukan permohonan kebutuhan air bersih itu, adalah Kecamatan Saronggi, Batuputih, Rubaru, Dasuk, Talango, Batang-batang, Pasongsongan, Manding, Bluto, Ganding, Lenteng dan Batuan. (Nita, y02k)