Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-10-2025
  • 518 Kali

Bangun Kesadaran Masyarakat, Satlantas Polres Sumenep Bersama Jasa Raharja Gelar Dikmas Lantas

Media Center Kamis ( 09/10 ) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep bersama Jasa Raharja melaksanakan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), di Simpang Tiga Rumah Dinas Kapolres Sumenep, Kamis (09/10/2025).

Kegiatan tersebut sebagai upaya menciptakan budaya tertib dan beradab di jalan raya yang terus digelorakan, serta menjadi manifestasi nyata dari visi Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., yang menekankan pentingnya pendekatan humanis dan edukatif, dalam membangun kesadaran masyarakat berlalu lintas.

"Program Dikmas Lantas bukan hanya seremonial penyuluhan, melainkan langkah strategis Polres Sumenep untuk menanamkan nilai disiplin, empati, dan keselamatan di jalan raya," ungkap Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E.

Menurutnya, pihaknya ingin mengembalikan makna tertib berlalu lintas sebagai bentuk kepedulian sosial, bukan sekadar kewajiban hukum. Karena keselamatan di jalan adalah cermin dari peradaban.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satlantas Polres Sumenep berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan, pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, serta peran pengguna jalan dalam menjaga keselamatan bersama.

“Dikmas Lantas adalah cara kami mendidik dengan empati. Kami tidak hanya mengingatkan, tapi juga mengajak masyarakat untuk memahami makna keselamatan dari sisi kemanusiaan,” tandasnnya.

Dikatakan, kolaborasi dengan Jasa Raharja pada kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar lembaga negara, dalam misi bersama mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Jasa Raharja yang selalu hadir bersama Polantas. Sinergi ini adalah contoh nyata bahwa keselamatan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” tuturnya.

Lebih lanjut menurut AKP Ninit, Dikmas Lantas akan terus digelar secara berkelanjutan, di berbagai titik rawan pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Sumenep, sebagai bagian dari gerakan moral menuju zero accident.

“Kami ingin membangun masyarakat yang tidak hanya takut melanggar karena sanksi, tapi sadar tertib karena rasa tanggung jawab dan cinta terhadap sesama pengguna jalan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pendekatan edukatif akan menjadi wajah baru Polantas Sumenep, di bawah komando Kapolres AKBP Rivanda, yang menempatkan humanitas sebagai inti dari pelayanan kepolisian.

“Polantas hadir bukan untuk menakuti, tapi untuk menuntun. Inilah bentuk nyata Polri yang melayani, melindungi, dan mengedukasi,” pungkasnya. ( Ren, Fer )