News Room, Jum’at ( 21/08 ) Agenda khusus pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Sumenep, hasil Pemilu Legislatif 2009 memiliki arti penting, sebab menjadi akhir dari seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif. Sekaligus sebagai awal pelaksanaan tugas bagi anggota DPRD untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Hal itu diungkapkan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Timur pada acara pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Sumenep periode 2009-2014 di Pendopo Agung, Jum’at pagi (21/08). Bupati mengatakan, sebagai salah satu komponen penyelenggaraan pemerintah daerah, DPRD harus membangun hubungan kerja yang bersifat konstruktif dan kemitraan, termasuk saling mendukung dengan pemerintah daerah. â€ÂDalam membangun kemitraan dan kerjasama itu, tanpa mengembangkan egoisme sektoral masing-masing kedua belah pihak,â€Âtegasnya. Bupati menyatakan, aparatur Legislatif harus memiliki profesionalisme dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat. Bahkan, selalu meningkatkan kualitas intelektual dan kompetensi, agar bisa melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal. Khususnya dalam pembentukan produk hukum daerah, pengeloaan keuangan daerah, serta pengawasan terhadap penyelenggraan pemerintahan daerah secara keseluruhan. Sementara itu, pelaksaan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Sumenep 2009-2014 mendapat pengawalan ekstra ketat dari aparat keamaan Polres Sumenep dan pihak terkait lainnya. Sedangkan terpilih sebagai pimpinan DPRD sementara, yakni Abdul Hamid Ali Munir, dan Drs. Mohammad Hanif. Penetapan Abdul Hamid Ali Munir dan Mohammad Hanif sebagai pimpinan sementara DPRD dilakukan dalam forum rapat Paripurna Istimewa, usai pengambilan sumpah/janji 50 anggota DPRD. ( Yasik, Esha )