Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-11-2011
  • 670 Kali

Bahasa Madura Harus Betul-Betul Masuk Kurikulum Sekolah

News Room, Rabu ( 02/11 ) Untuk lebih memantapkan Bahasa Madura sebagai salah satu mata pelajaran yang masuk kurikulum, khususnya bagi siswa SD/MI, Dinas Pendidikan Sumenep menggelar Work shop pengembangan silabus bahasa daerah bagi guru SD/MI se Kabupaten Sumenep yang digelar di Hotel Sumekar Sumenep. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM kepada wartawan, Rabu (02/11) di kantornya menjelaskan, bahasa Madura sangat penting sebagai pelajaran muatan lokal untuk tetap diberikan kepada siswa, mulai dari siswa SD,SMP dan SMA. Karena itu bahasa Madura dimasukkan para kurikulum di sekolah. “Sebab, penggunaan bahasa Madura yang baik juga dapat menunjukkan perilaku baik seorang manusia. Karena itu, guru diharapkan juga dapat memberikan pelajaran bahsa Madura dengan baik kepada siswanya,”ujarnya. Yakni, dengan penggunaan bahsa Madura yang baik dan benar didepan para siswa, sehingga siswa sendiri dapat menteladani dan mengerti serta menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Disamping itu pula, peran orang tua sangat diharapkan memberikan komonikasi bahasa madura yang baik kepada putera-puterinya. Sementara itu, menyinggung pengembangan bahasa Madura di kepulauan yang dinilai masih kurang, H. Masuni mengaku perlu juga terus dikembangkan. Meskipun diakui berbagai kultur yang ada di kepulauan berbeda-beda, namun sebagai masyarakat Madura perlu mengetahui bahasa daerahnya sendiri. “Jadi, meskipun berbeda kultur, ada yang berbahasa Bugis, Mandar, Bajo dan sebagainya, mereka juga penting mengetahui bahasa Madura sebagai bahasa daerahnya,”tambahnya. Sebelumnya, anggota Komisi D DPRD Sumenep asal kepulauan Sapeken, Nur Asyur juga mengaku minimnya pengetahuan bahasa Madura di pulau Sapeken, sehingga dinilai penting kurikulum bahasa Madura betul-betul diterapkan didaerah kepualuan, agar mereka juga mengerti bahasa Madura yang baik. ( Ren, Esha )