Sumenep-Kominfo News Room : Gelombang Samudera Indoensia, dalam tiga hingga empat hari ke depan, diperkirakan mengalami peningkatan tinggi gelombang antara 1,3 hingga 3 meter. Peningkatan itu dipicu adanya Badai Tropis “Bilisâ€, yang berada di posisi 34 derajat Utara dan 124 derajat BT atau sebelah utara Laut Philipina. Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tanjung Perak Surabaya, Arif Triono, saat dikonfirmasi via telepon, kemarin mengatakan, aktivitas Badai “Bilis†ini, bergerak ke arah barat laut dengan posisi 135 derajat celcius dengan kecepatan 9 knot atau 17 km/jam. Sedangkan, kecepatan putar semakin bertambah hingga 70 knot atau 130 km/jam. Adanya kondisi itu, selain mengakibatkan tinggi gelombang di Samudera Indonesia, juga mengakibatkan tinggi gelombang di Laut Jawa antara 1 hingga 2 meter. “Bagi pelayaran yang melintas di perairan Samudera Indonesia, hendaknya berhati-hati. Karena, ketinggian gelombang dapat membahayakan bagi pelayaran maupun nelayan,†imbaunya. Arif mengatakan, diperkirakan dalam waktu 24 jam atau besok pagi. Kecepatan badai akan semakin melemah hingga 55 knot atau 110 km/jam, dengan posisi 25,6 derajat utara dan 121,4 derajat bujur timur, di utara Taipeh. Apabila badai ini, bergerak masuk ke wilayah daratan, maka kecepatan badai berkurang dan menghilang. Ditambahkannya, perairan Bawean antara 1,3 hingga 2,6 meter, Kangean antara 1,1 hingga 2,2 meter, Selat Bali 0,6 hingga 1,7 meter, dan Selat Madura antara 0,3 hingga 0,6 meter. Sedangkan untuk pasang air laut di perairan pantai Jatim mencapai 150 cm, terjadi pukul 11.00 WIB dan surut hingga minimum 140 cm, terjadi pukul 18.00 WIB. Sementara, kondisi cuaca Jawa Timur, cerah berawan sebagian, sedangkan Jawa Timur bagian selatan, masih berpeluang hujan ringan, terjadi pada sore hingga malam hari. Angin bergerak dari timur dan tenggara, dengan kecepatan antara 10 hingga 40 km/jam. Suhu udara berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembaban udara antara 57 hingga 93 prosen. ( JNR, Esha )