News Room, Selasa ( 28/10 ) Para peziarah yang datang dari luar daerah ke Kabupaten Sumenep, selain berkunjung ke tempat-tempat makam yang biasa dikunjungi peziarah, seperti, makam Asta Tinggi, Asta Yusuf, Asta K. Ali, dan sebagainya, ternyata para peziarah juga banyak mengunjungi Asta para Waliyullah yang ada di Sumenep. Sebab, ternyata meski keberadaannya tidak terlalu dikenal, Asta Kiai Paddusan yang berada di Desa Bangkal Kecamatan Kota, juga banyak dikunjungi para peziarah, baik peziarah lokal maupun dari luar Kabupaten Sumenep. Salah seorang peziarah di Asta K. Paddusan asal Kabupaten Probolinggo, Abdus Salam mengaku sudah sering mengunjungi tempat-tempat wisata dan tempat ziarah di Sumenep. Sebab, dirinya juga bisa dikatakan keturunan dari Sumenep. Meski sudah sejak lahir Abdus Salam berada di Probolinggo. Katanya, kakeknya memang asli berasal dari Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. Karena itu, hampir setiap tahun dirinya bersama famili dan tetangga lainnya yang memang sama-sama memiliki arah Sumenep nyekar ke Sumenep. Saat ini Abdus Salam bersama rombongan lainnya naik bus yang di parkir di terminal Bangkal, dan berjalan sekitar 100 meter ke sebelah utara. â€ÂNyekar ke asta yang kita yakini sebagai makam Waliyullah itu merupakan kepuasan batin tersendiri. Setidaknya, kita mengingat adanya kematian dan harus berbuat seperti perilaku orang yang kita ziarahi. Meski sudah wafatnya lama, namun kepribadian dan perjuangan agamanya tetap melekat hingga sekarang,â€Âujar Abdus Salam. Sementara salah seorang peziarah asal Kecamatan Kalianget, Asmoyo mengaku seringkali berziarah ke makam para pejuang Islam di Sumenep, seperti halnya ke Asta K. Paddusan, K. Ali, K. Bindara Saot dan sebagainya. â€ÂSaya melakukan ziarah guna kepuasan batin, sebab dikala duduk bersila di depan pusara Waliyullah, entah kenapa hati menjadi sejuk dan lebih memberikan semangat dan pasrah dalam menjalani kehidupan di dunia yang fana ini,â€Âujar Asmoyo. ( Ren, Esha )