News Room, Sabtu ( 26/11 ) Dalam rangka peningkatkan peran serta dan kepedulian masyarakat terhadap peningkatan lingkungan yang sehat, aman, tentram dan kondusif perlu terus dilakukan. Karena itu pemerintah Desa Gedungan bersama Badan Perwakilan Desa (BPD) menggagas pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan Ketua RT terkait dengan kegiatan yang mendapat aspirasi masyarakat. Kepala Desa Gedungan, H. Fandi Wari, SE kepada wartawan mengaku, dari salah satu aspirasi masyarakat, yakni dengan melaksanakan selamatan untuk Desa yang biasa dikenal dengan Rokat Desa. Disamping kembali menghidupkan tradisi yang sering dilaksanakan pada Pemerintahan sebelumnya, kali ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat. “Jadi, melalui pertemuan di Balai Desa bersama perwakilan masyarakat tadi malam, antusias masyarakat untuk mengeglar kembali rokat desa cukup tinggi, yang akhirnya disepakati akan dilakanakan awal Desember nanti,”ujarnya. Diakui , ada banyak hal yang akan diperoleh melalui kegiatan rokat desa tersebut. Yakni, disamping semakin mempererat tali silaturrahmi warga, bentuk syukur dan selamatan agar Desa Gedungan tetap kondusif, aman, makmur dan sejahtera, juga memberikan semangat warga untuk bekerja keras dalam bercocok tanam dan sebagainya. Dalam pelaksanaannya nanti, sebanyak dua kepala dusun masing-masing mengajak para kepala RT di 10 RT yang ada agar juga mengajak warganya berduyun-duyun ke Balai Desa dengan membawa bermacam makanan hasil cocok tanam masyarakat. Kemudian, mereka semua mulai dari perangkat desa dan masyarakat makan bersama-sama, menikmati riski yang dihasilkan. Dikatakan, ritual rokat desa tersebut secara umum menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dalam berjama’ah memanjatkan Puji Syukur dengan segala nimat yang diberikan Tuhan yang Maha Kuasa. Sehingga juga timbul rasa kebersamaan, ke gotong royongan dan rasa saling peduli terhadap lingkungannya. “Syukurlah, berbagai kegiatan yang masuk ke desa kami, dapat dilakanakan dengan baik dan termanfaatkan betul untuk kepentingan masyarakat. Seperti halnya berbagai pembangunan jalan desa, darinase dan perbaikan jalan rusak yang dilaksanakan secara swakelola.”pungkasnya. ( Ren, Esha )