News Room, Senin ( 18/05 ) Meski berada dalam hierarki terendah dalam sistem pemerintahan di Negara ini, aparatur Desa pada hakikatnya merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Karena dalam rumus pembangunan, semuanya dimulai dari ‘negara terkecil’ bernama Desa.
“Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa-desa itu perlu bekal yang cukup untuk menciptakan suatu kemajuan. Karena kemajuan pembangunan secara umum berawal dari kemajuan Desa,”kata Kabag Pemdes Setdakab Sumenep, Ali Dafir, SE, M.Si pada News Room.
Dafir menambahkan, bekal yang harus dimiliki aparatur Desa meliputi kemampuan manajerial, terutama dalam pengelolaan keuangan Desa. Ketika semua hal itu tidak dikuasai dengan baik, maka akan berdampak pada pelayanan pada masyarakat.
“Ketika kemampuan mengelola pengembangan Desa itu minim, dikhawatirkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat kurang maksimal,”imbuhnya.
Oleh karenanya, saat ini Pemerintah Daerah berupaya memberikan pembekalan-pembekalan yang dibutuhkan oleh aparatur Desa, sehingga bisa lebih professional. Salah satunya melalui pembinaan manajemen keuangan administrasi Desa yang diselenggakaran sejak bulan April lalu.
“Suntikan dana Desa itu lumayan banyak. Ada yang dari APBN dan ada yang dari APBD, yaitu Alokasi Dana Desa (ADD). Itu semua harus transparan. Karena tertib administrasi, sama pentingnya dengan disiplin anggaran,”pungkas mantan Camat Batuan ini. ( Farhan, Esha )