Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-07-2013
  • 518 Kali

Antisipasi Masuknya Daging Import, Disnak Sidak Ke Pasar Anom

News Room, Rabu ( 24/07 ) Untuk mengantisipasi masuknya daging glonggongan maupun impor menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah, Tim Gabungan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Arief Rusdi, M.Si bersama petugas dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Rabu (24/07) pagi, turun langsung ke Pasar Anom Baru Kecamatan Kota Sumenep, melakukan inspeksi mendadak (sidak) daging. "Tujuan sidak ini, untuk memastikan dan mengetahui peredaran daging di Sumenep, apakah tergolong ASUH (aman, sehat, utuh dan halal) atau tidak,"terang Arief Rusdi, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, di Pasar Anom Baru, Rabu (24/07). Hasil sidak kali ini, kata Rusdi, belum ditemukan adanya daging glonggongan maupun impor. "Kualitas daging di Sumenep ini, bagus dan layak dikonsumsi oleh masyarakat. Kami belum menemukan adanya peredaran daging glonggongan maupun impor. Jadi, warga Sumenep tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi daging sapi dan kambing,"ujarnya. Menurut Rusdi, kecil kemungkinan daging glonggongan maupun impor untuk masuk ke wilayah Sumenep. Karena populasi sapi di Pulau Madura, khususnya Sumenep tertinggi di Indonesia. "Kebutuhan konsumen di Sumenep terhadap daging sapi masih terpenuhi. Sebab, jumlah sapi yang ada melampaui kebutuhan warga. Maka, tidak mungkin lah daging glonggongan maupun impor bisa masuk ke Sumenep,"ungkapnya. Ia mengungkapkan, sidak ini merupakan pertama kali, dan akan dilanjutkan ke pasar lainnya. "Bahkan, sejak H-7 hingga hari "H" nanti, pemantauan daging akan ditingkatkan. Karena, dikhawatirkan dimanfaatkan oleh pedagang untuk memasukkan daging glonggongan maupun impor,"tandasnya. ( Nita, Esha )