News Room, Selasa ( 20/01 ) Maraknya tindakan kejahatan akhir-akhir ini, benar-benar harus diwaspai oleh semua elemen masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumenep. Sebab, ternyata pelaku kejahatan tidak pandang bulu, bahkan hasil penangkapan terhadap tersangka pencurian sepeda motor misalnya, sebagian ada yang masih dibawah umur. Kondisi tersebut merupakan fenomena baru di Sumenep, meski para pelaku sebelumnya juga ada yang anak usia remaja, namun masih sekian persen dari pelaku yang sudah berusia dewasa. Sebab, disinyalir mereka merupakan kader dari residivis kawakan yang sudah keluar-masuk sel tanahan, sehingga pelaku terkadang sulit terdeteksi. Kapolres Sumenep, AKBP H. Umar Effendi, SIK, M.Si ketika ditemui sejumlah wartwan diruang kerjanya berharap, agar masyarakat pemilik kendaraan bermotor, khususnya roda dua hendaknya menggunakan kunci pengaman ganda. Hal itu dimaksudkan agar para pelaku kesulitan dalam menjalankan aksinya, serta ada tenggang waktu yang berpeluang pencuri cepat diketahui, karena lamanya melakukan aksinya. “Kita harapkan masyarakat juga bisa lebih hati-hati sendiri dengan banyaknya perilaku kejahatan yang pelakunya terkadang tidak kita duga. Saran saya, gunakan kunci pengaman ganda, agar peluang kejahatan sulit menjalankan aksinya,â€Âujar Kapolres yang baru sebulan di Sumenep ini. Disamping upaya yang dilakukan aparat, masyarakat sendiri harus juga membantu kepolisian dengan tidak memberikan peluang kepada pelaku kejahatan. Selain itu tegas H. Umar Effendi, pihaknya akan terus melakukan beberapa beberapa kiat, seperti operasi terbuka dan tertutup. Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi atas maraknya perilaku kejahatan di masyarakat. ( Ren, Esha )