News Room, Selasa ( 03/01 ) Angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumenep tahun 2011 mencapai ratusan orang. Data yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep hingga tanggal 30 Desember 2011, angka penderita demam berdarah sebanyak 124 orang. Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Drs. Sukirman, Selasa, mengatakan, dari 124 orang penderita tersebut diantaranya 2 orang meninggal dunia, yakni 1 penderita dari Kecamatan Kota Sumenep dan 1 penderita dari Kecamatan Batang-batang. Sebanyak 124 orang penderita demam berdarah tahun 2011, tersebar 63 desa di 17 Kecamatan, yakni 16 Kecamatan daratan dan Kecamatan kepulauan terdekat, yakni Kecamatan Talango. ”Untuk menekan angka penderita demam berdarah tahun 2012, kami berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, agar menjaga kebersihan, sebagai upaya pencegahan dini penyebaran penyakit demam berdarah. Apalagi bulan Januari hingga Pebruari 2012 tingkat curah hujan sangat tinggi, sehingga merupakan puncak berkembangnya jamuk demam berdarah,”tegasnya. Sukirman menyatakan, jumlah penderita DBD yang terbanyak selama tahun 2011 berada di Kecamatan Kota Sumenep tercatat 28 orang, Manding sebanyak 20 orang, Saronggi sebanyak 15 orang, Bluto sebanyak 14 orang, dan Kecamatan Batuputih sebanyak 11 orang. sedangkan Kecamatan yang lainnya rata-rata penderita demam berdarah, antara 1 hingga 8 orang saja. Sepanjang tahun 2011 angka penderita demam berdarah pada bulan Januari sebanyak 15 orang, Pebruari sebanyak 9 orang, Maret sebanyak 15 orang, April sebanyak 10 orang, Mei sebanyak 7 orang, Juni sebanyak 6 orang, Juli sebanyak 3 orang, Agustus sebanyak 11 orang, September sebanyak 11 orang, Oktober sebanyak 13 orang, Nopember sebanyak 12 orang, dan Desember sebanyak 12 orang. ”Angka penderita demam berdarah tahun 2011 memang menurun drastis apabila dibandingkan dengan penderita demam berdarah tahun 2010. Berdasarakan data penderita demam berdarah pada tahun 2010 sebanyak 641 kasus yang tersebar di 164 Desa di 21 Kecamatan,”ungkapnya. Sementara itu Kabupaten Sumenep memiliki 328 Desa dan 4 Kelurahan yang tersebar di 27 Kecamatan. Pada tahun 2011 wilayah yang dinyatakan bebas dari kasus DBD, yakni Kecamatan Pasongsongan, Gayam, Dungkek, Masalembu, Nonggunong, Ra’as, Giligenting, Sapeken, Arjasa dan Kecamatan Kangayan. ( Yasik, Esha )