Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-12-2013
  • 654 Kali

Angin Kencang Sapu Puluhan Atap Rumah Di Masalembu

News Room, Senin ( 23/12 ) Cuaca buruk disertai angin kencang di wilayah kepulauan Sumenep, menyapu puluhan rumah di Desa Karamian, Kecamatan/Pulau Masalembu. Akibatnya, atap rumah beterbangan terbawa angin. "Cuaca sekarang memang benar-benar buruk. Anginnya sangat kencang. Ini rumah warga banyak yang rusak. Ada yang atapnya terbang, ada yang dindingnya roboh,"kata salah satu warga setempat, Mohamad Albar, Senin (23/12). Ia mengungkapkan, dengan kondisi tersebut, aktifitas warga melaut lumpuh total. Warga hanya menambatkan perahu, sambil menunggu cuaca reda. "Saat ini tidak ada kapal yang berani berlayar. Apalagi perahu. Saya ini juga terjebak di Karamian, mau kembali ke Masalembu tidak ada kapal,"terangnya. Desa Karamian ini merupakan satu wilayah di Kecamatan/Pulau Masalembu, namun terpisah laut. Jika cuaca normal, jarak tempuh antara Desa Karamian menuju ibu kota Kecamatan Masalembu antara 4 hingga 5 jam dengan menggunakan perahu rakyat. Prakirawan BMKG Kalianget, Sumenep, Endriyono menjelaskan, kondisi cuaca laut di perairan Sumenep memang memburuk. Untuk perairan Kangean, tinggi gelombang berkisar antara 2,5 hingga 3,5 meter. Sedangkan di perairan Masalembu, tinggi gelombang, bahkan bisa mencapai 5 meter. Kecepatan angin 35 kilometer per-jam, disertai hujan dengan intensitas sedang. "Tinggi gelombang dan kecepatan angin itu, berbahaya bagi pelayaran. Karena terlalu kencang,"ujarnya. Dengan kondisi cuaca seperti itu, pihaknya mengimbau agar seluruh pelayaran ke wilayah kepulauan Sumenep ditunda hingga cuaca membaik. "Kami tidak punya kewenangan melarang, tapi melihat cuaca seperti ini lebih baik pelayaran ke Kepulauan Sumenep tidak beroperasi sampai menunggu cuaca kembali normal,"ungkapnya. ( Nita, Esha )