Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-06-2010
  • 612 Kali

Anggota KPPS Pilkada Sumenep Gunakan Pakaian Adat

News Room, Senin ( 14/06 ) Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 12 Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, tergolong unik. Sebab, semua anggota KPPS ini menggunakan pakaian adat Madura lengkap dengan “Odeng”, yang diiringi warna pemutaran musik tradisional “Saronen”, dan dihiasi janur kuning. Selain itu, di TPS 12 tersebut juga menyediakan makanan khas Sumenep, diantaranya “Dhurnang” dan “Apen”. Ketua KPPS 12, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Munawi Afi mengatakan, pemakaian baju adat ini, guna memberikan nuansa berbeda dan ingin menarik minat warga sekitar supaya menggunakan hak pemilihnya. “Kami sengaja memakai pakaian adat, untuk menarik perhatian warga pemilih, sekaligus mengenalkan makanan khas Sumenep,”kata Munawi, pada wartawan di TKPS 12, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep, Senin (14/06). Ia menjelaskan anggaran yang digunakan untuk TPS tersebut, murni dari swadaya masyarakat. “Biaya untuk TPS ini sekitar Rp. 1,5 juta, yang merupakan anggaran gabungan dari KPU dengan swadaya masyarakat setempat,”ujarnya menambahkan. Untuk jumlah pemilih di TPS 12 yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 339 jiwa. Sementara, kondisi serupa juga dilakukan oleh anggota KPPS 7, Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota Sumenep. Dalam melayani warga pemilih yang terdaftar 467 jiwa, semua anggota KPPS 7 yang diketuai Tama Muridha, juga memakai pakaian adat Madura. Sesuai catatan KPU Sumenep, jumlah pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya di 2.128 TPS pada hari “H” Pilkada setempat, Senin (14/6) ini sebanyak 884.631 jiwa. Pilkada Sumenep diikuti 8 pasangan calon, yang diusung koalisi partai politik dan jalur perseorangan. ( Nita, Esha )