Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-10-2008
  • 976 Kali

Anggota DPRD Pulau Kangean Lakukan Serap Aspirasi

News Room, Kamis ( 09/10 ) Selama pulang kampung, anggota DPRD Sumenep asal kepulauan dalam rangka lebaran Idul Fitri 1429 H, tidak disia-siakan sekaligus melakukan serap aspirasi sambil bersilaturrahmi dengan para kontituennya. Seperti halnya yang dilakukan anggota DPRD asal kepulauan Kangean, Muarifin. Meskipun jadwal reses pada minggu ini, namun sejak libur hari raya, sekaligus memanfaatkan waktu pulang kampung, dirinya mengudang masyarakat untuk bersilaturrahmi sekaligus melakukan serap aspirasi. Sebagai wahana untuk mendengar permasalahan dan masukan dari masyarakat kepulauan. Ternyata dari serap aspirasi yang dilakukan, warga kepulauan khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) VII banyak mengharapkan ada perubahan kebijakan pembuatan KTP dan KK yang selama ini masih banyak terjadi pungli yang dilakukan oleh oknum. ”Jadi, kesimpulan dari beberapa pengaduan masyarakat berharap pembuatan KTP dan KK bisa dilakukan di Kecamatan kepulauan setempat. Karena, selama ini masih sulitnya birokrasi untuk proses pembuatan KTP dan KK. Dan itu ternyata juga ada yang memanfaatkan dengan mengambil keuntungan pribadi, sehingga biayanya bisa membengkak jauh dari harga yang seharusnya,”ujar Muarifin. Menurutnya, persoalan tersebut juga sudah seringkali di bicarakan di Komisi A bersama pihak Dinas KB, Kependudukan dan Catatan Sipil, namun kemungkinan dilakukan masih menunggu proses peraturan yang ada. Namun tegas Muarifin, kemungkinan tetap ada pengecualian, khususnya kepulauan, agar masyarakat yang ingin mengurus surat-surat tidak terlalu sulit. Sebab KTP dan KK sering dibutuhkan untuk kelengkapan persyaratan berbagai keperluan, seperti untuk masuk ke perguruan tinggi, mencari pekerjaan dan berbagai persyarakatan administrasi lainnya. Muarifin berjanji akan terus membicarakan kembali harapan masyarakat kepulauan tersebut, sehingga ada pertimbangan yang bisa dijadikan solusi untuk kemudahan masyarakat. Sedangkan masukan lain yang diserap dari masyarakat kepulauan menurut politisi asal PPP ini, ketika hendak dilakukan survei Seismec oleh pihak Kangean Energi Indonesia (KEI) di kepulauan Kangean, agar semua unsur tokoh dan elemen masyarakat dilibatkan dalam sosialisasi, sehingga mereka akan lebih mengerti dan menerima informasi dengan baik. Misalnya, ketika ada zona-zona tertentu yang tidak bisa dilewati nelayan dan sebagainya, mereka mengetahui dan mengambil areal lain yang masih bisa dijangkau. Disamping itu nantinya juga harus ada konpensasi yang jelas kepada masyarakat akibat yang ditimbukan oleh survei Siesmic itu. Karena, sebagian besar masyarakat kepulauan pesisir penghasilannya adalah melaut. ( Ren, Esha )