Sumenep-Infokom News Room : Hasil serap aspirasi dalam masa reses ketiga DPRD Sumenep tahun ini, banyak membuahkan hasil yang memuaskan bagi masing-masing anggota Dewan yang kembali ke Daerah Pemilihan (DP)-nya, salah satu anggota DPRD Sumenep, Hj. Endang Sri Rahayu Saleh yang melakukan serap aspirasi di Kecamatan Talango mengakomodir bahwa saat ini masyarakat di Desa Kombang sangat membutuhkan ketersediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Disamping itu masyarakat juga megeluhkan penyaluran dana kompensasi BBM berupa bantuan langsung tunai (BTL), dimana perangkat Desa di Desa Palasa diduga menarik pungutan liar sebesar Rp.15 hingga Rp.50 ribu per penerima bantuan, bahkan terindikasi pula danya penyimpangan KKB (Kartu Kompensasi BBM). Menurut pendataan masyarakat yang berhak menerima BTL itu sekitar 600 orang lebih, namun kenyataannya, penerima BTL itu berjumlah sekitar 300 lebih. Ironisnya menurut politisi Fraksi Partai Golkar ini, meski masyarakat sudah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian, namun sampai detik ini kasus penyimpangan BTL itu tidak ada tindak lanjutnya. Menyoal peran dari kaum perempuan dalam masa reses kali ini, Hj. Endang Sri Rahayu menandaskan, kendati pihaknya sudah mengupayakan dalam masa reses itu diikuti kaum perempuan sedikitnya 30 porsen, tetapi pada kenyataannya yang hadir hanya 3 orang. Sementara itu anggota DPRD lainnya, Hj. Dewi Khofifah Safradji, SH menuturkan, selama ini kaum perempuan tidak pernah aktif dalam kancah poltik dan pembangunan, sebab dari masa reses kesatu dan kedua, keterlibatan perempuan sangat sedikit. Padahal untuk kepentingan perencanaan anggaran yang berbasis gender terabaikan, dan tentunya itu merugikan kaum perempuan. Untuk itu dirinya meminta kaum perempuan hendaknya menjadi target prioritas pada masa reses DPRD Sumenep pada tahun mendatang. ( Yasik, Esha )