Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-03-2010
  • 643 Kali

Anggota Banggar Keberatan DBHC Disebar Untuk 17 Kecamatan

News Room, Rabu ( 17/03 ) Rencana pemberian bantuan Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) yang melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, kepada sejumlah kelompok tani yang akan dberi bantuan tersebar ke beberapa Kecamatan, diharapkan tetap diberikan kepada Kecamatan yang memang memiliki potensi produktifitas tembakau. Salah serang anggota DPRD Sumenep yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar), Sanhaji Darmady kepada wartawan mengungkapkan, awalnya Dishutbun sudah sepakat akan mengalokasikan untuk 5 Kecamatan yang dinilai betul-betul daerah yang memiliki produktifitas tembakau. Diantaranya Kecamatan Guluk-guluk, Pasongsongan, Ganding, Lenteng dan Batuputih. ”Sebab, jika diberikan ke daerah yang memang kurang cocok untuk ditanami tembakau, selain salah sasaran juga akan berdampak semakin tingginya over produksi tembakau,”ujarnya. Bahkan, itu justeru akan membuat petani yang seharusnya tidak memaksakan diri menanam tembakau, ikut-ikutan tanam tembakau. Sebab, bantuan dana tersebut memang diperuntukkan untuk bantuan tanam tembakau, agar kwalitas tembakaunya semakin baik dengan mengelolaan yang baik pula. Karena itu, pihaknya berharap Dishutbun untuk meninjau kembali keinginannya untuk menyebar bantuan tersebut kebeberapa Kecamatan, dengan alasan pemerataan. Sementar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Kehutanan, Ir. Bambang Haryanto kepada News Room mengaku, soal kesepakatan di Banggar untuk pemberian dana DBHC, hanya untuk 5 Kecamatan tidak benar. Namun, yang benar tegas Bambang, akan diberikan untuk 17 Kecamatan yang disesuaikan dengan potensi areal tembakau di Kecamatan masing-masing. ”Sebenarnya, beberapa daerah itu tetap ada yang memiliki kesamaan potensi, misalnya di Kecamatan Rubaru, Kota Sumenep dan sebagainya, juga bisa ada yang sama dengan potensi yang ada di Kecamatan Guluk-guluk,”pungkasnya ketika dihubungi melalui telepon selulernya saat melakukan kunjungan lapangan di Kecamatan Rubaru. ( Ren, Esha )