Sumenep-Kominfo News Room : Belum terpenuhinya sarana dan prasarana pengaktifan Lapangan Terbang (Lapter) Trunojoyo hingga 2007 ini, membuat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. RH. Achmad Aminollah, M.Si pesimis Lapter tersebut bisa dioperasikan tahun ini. Karena, kekurangan anggaran sebanyak Rp.15 milyar untuk penyediaan sarana dan prasarana, hingga saat ini belum bisa ditentukan. H. Achmad Aminollah menuturkan, seharusnya sarana dan prasarana pendukung, seperti halnya tower dan lampu penerang disekitar Lapter tersebut dianggarkan tahun ini, namun kenyataannya Pemerintah Kabupaten malah menganggarkan Masterplant untuk penyediaan penunjuk arah angin dan pintu masuk Lapter Trunojoyo. Sehingga pihaknya harus sabar menunggu selesainya Masterplan tersebut, agar sarana dan prasarana yang lain bisa segera terpenuhi. H. Achmad Aminollah menandaskan, alasan tidak dianggarkannya semua dana yang dibutuhkan Lapter itu, untuk menghindari ketimpangan anggaran antar Dinas, Badan, Kantor dan Bagian. Karena, jika semua keperluan Lapter terpenuhi, maka secara otomatis kebutuhan di masing-masing lembaga tersebut akan macet. Untuk itu H. Aminollah menjelaskan, untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan, apakah anggaran kekurangan perbaikan Lapter Trunojoyo tersebut mencapai sebesar Rp. 15 milyar atau lebih. Karena, pihaknya masih menunggu selesainya Masterplant yang sudah dianggarkan tahun ini. Selanjutnya H. Aminollah menegaskan, sebetulnya pihaknya sudah mengusulkan dana bantuan kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur, supaya membantu anggaran perbaikan Lapter Trunojoyo, namun hingga saat ini masih belum ada jawaban. ( Nita, Esha )